Payudara Ada Benjolan dan Keluar Cairan, Waspada Terkena Kanker

Kanker payudara memegang peringkat kedua setelah kanker paru-paru sebagai penyebab kematian akibat kanker.

TRIBUNSUMSEL.COM/MOCHAMAD KRISNARIYANSAH
Dr Nur Qodir SpB (K) Onk saat menjelaskan mengenai penyakit kanker payudara di aula lantai 3 RSUP Moh Hoesin,rabu (17/2/2016). 

Laporan Wartawan TribunSumsel.Com,Mochamad Krisnariansyah

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG - Kanker payudara masih menjadi momok bagi kaum perempuan.

Pasalnya, dapat Menyerang satu dari delapan wanita .Tak mengherankan karena kanker itu paling umum ditemukan di antara perempuan.

Kanker payudara memegang peringkat kedua setelah kanker paru-paru sebagai penyebab kematian akibat kanker.

Meskipun memiliki resiko yang jauh lebih rendah, pria pun dapat mengalami kanker payudara, maka dari itu perlu adanya sikap proaktif dan sadar atas segala perubahan yang dialami payudara.

Terutama dengan melihat riwayat kanker payudara dalam keluarga , kesadaran dan deteksi dini meningkatkan taraf keberhasilan pengobatan dan harapan hidup.

Melalui penanganan kanker payudara sedari awal menjadi langkah cepat mengobati kanker tersebut.

“Kesadaran kesehatan tubuh menjadi sangat penting, terutama ketika sudah merasakan ada sesuatu yang berbeda pada tubuh kita, seperti munculnya benjolan pada daerah payudara yang bisa jadi tanda awal dari kanker payudara,” ujar Dr Nur Qodir Sp.B (K) Onk, spesialis Onkologi dari RSUP Moh.Hoesin di sela sela seminar awam mengenai kanker, Rabu (17/2/2016).

Kebanyakan masyarakat hanya menyepelekan tanda tersebut, dengan beranggapan hal yang biasa.

Padahal, tanda benjolan pada payudara, bisa menjadi diagnosis yang kuat akan adanya sel kanker di bagian tersebut.

"Perlu diketahui, pengobatan kanker payudara pada fase awal atau kanker masih kecil lebih mudah diobati dibandingkan dengan kanker yang sudah tahap lanjut atau berukuran besar, akan jauh lebih sulit,” ungkapnya.

Beberapa hal yang harus mulai waspada mengenai tanda awal kanker payudara selain adanya benjolan, bisa berupa keluarnya cairan dari puting susu yang berwarna merah seperti darah.

Lalu bentuk puting yang cenderung tertarik kedalam (tenggelam –red). Serta perubahaan permukaan kulit disekitar payudara seperti kulit jeruk.

“Ketika sudah pada tahap ukuran kanker yang besar, kadang disertai dengan adanya perlukaan kronis pada payudara , seperti luka borok,” bebernya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved