'Mendunia tapi Ujung-ujungnya ke Sumsel'

"Film ini inspirasi saya. Saya termotivasi dari Gubernur Sumsel (Alex Noerdin) yang punya mimpi-mimpi.

'Mendunia tapi Ujung-ujungnya ke Sumsel'
TRIBUNSUMSEL.COM/WENI WAHYUNY
Suasana rapat rencana pembuatan film Manusia tak Pernah Selesai membaca Huruf A oleh Drs H April Hasan, Widyaiswara Utama Bandiklat di ruang rapat Setda Pemprov Sumsel, Jumat (12/2/2016). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Weni Wahyuny

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Rencana pembuatan film 'Manusia tak Pernah Selesai membaca Huruf A' oleh Drs H April Hasan, Widyaiswara Utama Bandiklat dibahas dalam rapat di ruang rapat Setda Pemprov Sumsel, Jumat (12/2/2016).

Paparan yang disampaikan langsung oleh sang penulis sendiri disambut langsung oleh Sekda Sumsel Mukti Sulaiman dan dihadiri oleh SKPD Provinsi Sumsel, rektor atau perwakilan perguruan tinggi di Sumsel dan jajaran lainnya.

Menurut April, huruf A adalah simbol manusia/orang/insan untuk memulai fase proses kehidupan dan mengakhiri kehidupan manusia di dunia.

Maka atas perlunya penambahan pengetahuan rahasia kehidupan dan pengayaan wawasan tentang hubungan kehidupan manusia dan huruf A.

Dirasa patut dan cukup alasan bila cerita ini dikemas menjadi film layar lebar kelas nasional dan dunia yang memuat cerita pembelajaran bagi seluruh umat.

"Film ini inspirasi saya. Saya termotivasi dari Gubernur Sumsel (Alex Noerdin) yang punya mimpi-mimpi. Film ini menggambarkan bahwa seluruh dunia. Dari seluruh dunia ujung-ujungnya ke Sumsel. Mendunia tapi ujung-ujungnya ke Sumsel," kata April dalam paparannya.

Penulis: Weni Wahyuny
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved