Kepala Sekolah Talangi Dana Sekolah Gratis
Kepala sekolah banyak yang mengeluh karena dana PSG belum cair. Ditambah lagi dana BOS triwulan pertama 2016 juga belum cair.
TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA – Dana bantuan Program Sekolah Geratis (PSG) Provinsi Sumsel tahap ke empat (Oktober–Desember) tahun 2015 dari pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) hingga januari 2016 belum cair. Hal itu membuat sejumlah kepala sekolah di OKU Timur kelimpungan untuk mencari dana talangan dalam membiayai operasional sekolah yang selama ini bersumber dari dana PSG tersebut.
Belum lagi tenaga honor di sekolah-sekolah baik guru, tenaga administrsi dan petugas kebersihan harus bersabar karena belum menerima gaji yang bersumber dari dana PSG itu. Sebagian kepala sekolah justru berusaha mencari pinjaman kepada pihak ketiga untuk menalangi operasional sekolah yang dibutuhkan menjelang pencairan dana PSG tersebut.
Perwakilan Kepala Sekolah di OKU Timur H Sutam yang saat ini menjabat sebagai Kepala Sekolah SMA N 2 Martapura mengakui, bahwa hingga awal Februai 2016 dana PSG tersebut belum cair. Selain itu, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) belum juga cair.
“Belum lagi gaji untuk tenaga honor di sekolah baik itu guru, tenaga administrasi dan petugas kebersihan belum dibayar karena dana PSG tersebut belum cair. Kepala sekolah terpaksa mencari pinjaman untuk menalanginya hingga dana tersebut cair,” katanya.
Sedangkan Kabid Program Dinas Pendidikan OKU Timur M Ali membenarkan bahwa dana PSG tersebut hingga saat ini belum cair. Berdasarkan informasi kata dia, dana tersebut akan dicairkan dalam waktu dekat namun belum bisa dipastikan waktunya.
“Kepala sekolah banyak yang mengeluh karena dana PSG belum cair. Ditambah lagi dana BOS triwulan pertama 2016 juga belum cair. Namun mereka sudah diberi keterangan bahwa dalam minggu ini dana PSG akan segera cair,” terangnya.
Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan OKU Timur Drs Ali Pasyai ketika dikonfirmasi membenarkan belum cairnya dana PSG tersebut, dirinya berharap dana tersebut segera cair dari pemerintah Provinsi.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Sripoku.com, dana PSG bukan hanya diwilayah OKU Timur saja yang belum cair melainkan di seluruh Provinsi Sumsel. Mengenai penyebab belum cairnya dana PSG tersebut belum diketahui secara pasti. Namun beredar kabar bahwa dana tersebut terhambat akibat terjadinya defisit pada tahun 2015 lalu dan dianggarkan pemerintah provinsi pada APBD 2016.