Breaking News:

Somad, Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan Merupakan Guru Mengaji

Malah Somad juga menangis. Ketika siswi SMP itupun dikabarkan hilang, Somad juga ikut mencari. Sama sekali tak ada yang aneh.

TRIBUNSUMSEL.COM/DEFRI
PEMBUNUHAN - Lima tersangka pemerkosa dan pembunuh Fikriyatul Faidah (12) diamankan di Polsek Talang Kelapa, Banyuasin, Senin (25/1/2016). Dari kiri ke kanan, Rudi, Toni, Somad, Aidil, dan Rinto. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Senyuman Fitri Yanti Faidah (12) masih terbayang jelas dibenak ayahnya, Muhammad Taufik. Ternyata senyuman itu menjadi yang terakhir sebelum ditemukan tak bernyawa di kolam bekas galian di lorong RT 07 RW O3 Kelurahan Talang Keramat Kecamatan Talang Kelapa, Rabu (20/1) sekitar pukul 15.00 WIB lalu.

Pai, sapaan akrab Fitri Yanti Faidah menebar senyum terakhir Ketika hendak mengantarkan adiknya ke sekolah menggunakan kendaraan bermotor. Disaat itu, Pai memakai baju berwarna kuning. Baju berwarna sama juga dikenakan Taufik ketika itu.

"Nak, kok pakai baju warna kuning juga?" tanya Taufik kala itu.

"Biar Pak, biar kompak," jawab Pai singkat dibarengi senyuman kemudian pergi menghantarkan sang adik mengendarai motor Honda Beat.

Tak dikira, senyuman dan perkataan itu menjadi terakhir dari anak pertama pasangan M Taufik-Nining Marlis yang dilihat. Dan warna kuning seolah merentetkan tanda-tanda bagi Taufik atas anak kesayangannya tersebut.

Taufik merasa ada yang aneh sebelum putrinya meninggal. Hari sebelum Pai ditemukan tewas, Taufik tengah bekerja memotong rumput di sebuah lahan.

Ketika mendapatkan jatah mesin pemotong rumput, ia mendapati mesin berwarna kuning. Demikian juga ketika mesin pemotong rumput mengalami kerusakan, juga didapati tali plastik berwarna kuning.

Warna kuning masih terus berlanjut ketika meminjam sepatu boot untuk bekerja memotong rumput. Sepatu yang digunakan juga berwarna kuning.

"Kemudian Pai mau mengantarkan adiknya, saya pakai baju kuning dia juga warna kuning. Ada apa dengan warna ini? Senyuman dan perkataan itulah yang masih terbayang jelas dibenak saya," ujarnya ketika ditemui Tribun Sumsel di rumah duka di lorong Sekolah RT 27, Talang Jambi.

Kini, Taufik sudah mengetahui siapa pelaku dari pembunuh siswi SMPN 41 Kenten itu. Adalah diantaranya adiknya sendiri, Somad. Selama ini Somad tinggal serumah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved