Rumahku Bergerak-gerak Seperti Mau Kiamat
’’Paling sekitar 5 menit , tiba-tiba rumahku bergerak-gerak, seperti nak kiamat, langsung saja seluruh keluarga kusuruh keluar rumah menyelamatkan dir
TRIBUNSUMSEL.COM,INDERALAYA - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Sumsel akhir-akhir ini, mengakibatkan 6 rumah di Desa Lubuk Keliat Kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir (OI) roboh, Senin (25/1).
Robohnya enam rumah penduduk tersebut, umumnya terbuat dari bahan kayu yang sudah lapuk di makan usia. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Namun, kerugian ditafsir mencapai puluhan jita rupiah.
Informasi yang berhasil dihimpun dari warga yang berdomisili tak jauh dari lokasi, peristiwa robohnya enam rumah penduduk itu, berawal ketika hujan deras disertai tiupan kencang yang melanda Desa Lubuk Keliat pada Minggu sore (24/1) sekitar pukul 17.00.
"Ya, ada enam rumah yang roboh di Desa Lubuk Keliat. Tidak hanya itu, kabel listrik yang terpajang di jalan poros menuju Desa Lubuk Keliat juga putus dan berserakan di badan jalan.
Akibatnya, pelayanan listrik di lokasi, itu padam sejak kemarin," kata Adi (37) warga setempat, ketika dihubungi melalui via telepon selluler.
Tak sampai disitu, selain rumah penduduk roboh, dikatakannya, banyak pohon-pohon jatuh di badan jalan.
Yusman (60) yang ikut rumahnya berada di bibir sungai hingga roboh rata dengan tanah mengatakan, peristiwa angin kencang tersebut cukup singkat.
’’Paling sekitar 5 menit , tiba-tiba rumahku bergerak-gerak, seperti nak kiamat, langsung saja seluruh keluarga kusuruh keluar rumah menyelamatkan diri’’ kata Yusman
Berbeda dengan keterangan Mulyadi (40) , saat angin puting beliung menghantam rumahnya, dirinya sedang tidak berada dirumah, namun keempat anaknya sedang berada di rumah.
"Meski rumah aku roboh, untung ke empat anaknya selamat tidak tertimpa bangunan,’’kata Mulyadi yang mengaku sedang berada di kebun saat kejadian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/angin-kencang-oi-2016_20160125_193637.jpg)