Polisi Sebut Ada 3 Gram Sianida di Kopi Mirna

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti menyebutkan ada tiga gram kandungan zat sianida

KAHFI DIRGA CAHYA/KOMPAS.COM
Tiga paper bag di meja Wayan Mirna Salihin (27) di Kafe O, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (11/1/2016). 

TRIBUNSUMSEL.COM-Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti menyebutkan ada tiga gram kandungan zat sianida di dalam es kopi Vietnam yang menewaskan Wayan Mirna Salihin.

Hal itu didapatkan dari proses rekonstruksi tampilan kopi di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Selasa (19/1/2016).

"Intinya dari semalam, kami sudah yakin bahwa racun sianida itu ada di dalam kopi, jumlahnya sekitar kurang lebih tiga gram," kata Krishna kepada pewarta, Rabu (20/1/2016).

Selain dari fakta jumlah kandungan zat sianida, polisi masih harus melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) berulang kali untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Meski demikian, otopsi terhadap jenazah Mirna tidak perlu dilakukan berulang kali, cukup satu kali. "Polri itu sudah mengotopsi ratusan ribu mayat. Mayat diotopsi sudah dapat data" tutur Krishna.

Perkembangan kasus Mirna sampai saat ini sudah mencapai tahap penyidikan. Alat bukti yang dikumpulkan polisi sudah hampir rampung.

Setelah semua proses itu, polisi akan gelar perkara sembari menunggu hasil resmi pemeriksaan kopi dari Puslabfor Polri.

Saksi yang kini masih intens menjalani pemeriksaan adalah Jessica, teman Mirna yang saat itu juga ada di Kafe Olivier sebelum Mirna kejang-kejang lalu meninggal dunia.

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved