Dibully Cepat Mati Karena Gemuk, Pasangan Ini Berhasil Turunkan Berat Badan

Akhirnya Zatil pun mulai berpikir dan akhirnya mendapat saran dari seorang kenalannya untuk mengikuti program penurunan berat badan.

Tayang:
Ohbulan.com
Azizatil Anum dan pacarnya 

TRIBUNSUMSEL.COM - Pasangan asal Malaysia yang dikenal memiliki berat badan berlebihan alias gendut menjadi perbincangan di media sosial setelah berhasil menurunkan berat badan sebanyak 60 kg dalam waktu empat bulan saja.

Dilansir Ohbulan.com, Rabu (6/1/2016), wanita bernama Azizatil Anum dan pasangannya berbagi cerita soal pengalamannya yang berhasil menurnkan berat badan.

Wanita yang akrab dipanggil Zatil ini sebelum melakukan program penurunan berat badan sempat dibully ibunya yang menyebut umurnya tak akan panjang karena badannya yang dinilai terlalu gemuk.

"Kau nih dah gemuk, kalau macam ini terus, kau pasti sulit bernapas dan cepat mati nanti, dietlah," kata Zatil menirukan perkataan ibunya sambil tertawa.

Akhirnya Zatil pun mulai berpikir dan akhirnya mendapat saran dari seorang kenalannya untuk mengikuti program penurunan berat badan.

Ia pun tertarik dan turut mendaftarkan pacarnya yang juga memiliki berat badan yang berlebih.

Akhirnya selama empat bulan ikut program tersebut ditambah dengan pola makan yang teratur ia dan pacarnya berhasil menurunkan berat badan hingga 60 kg dan tak beberapa lama keduany pun menikah.

Zatil pun tak lupa berbagi tips untuk menurnkan berat badan yang sudah ia terapkan dan hasilnya pun sudah ia buktikan sendiri.

Azatil mengatakan kalau ingin kurus harus punya motivasi yang tinggi dan asupan makanan juga harus diperhatikan.

"Buat dulu tujuan mengapa ingin kurus, kemudian baca-baca tips cara menurnkan berat badan, kemudian terapkan jangan cuman dibaca, harus disiplin, jangan makan makanan yang banyak bahan pengawet, dan terakhir jangan pedulikan perkataan soal diri anda, just be positif," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved