Batu Hijau Jadi Istilah Baru Pengganti Ganja, Batu Bening untuk Sabu

Setelah melakukan transfer tersangka lantas diberi alamat pengambilan di daerah Seturan, Caturtunggal, Depok, Sleman.

Batu Hijau Jadi Istilah Baru Pengganti Ganja, Batu Bening untuk Sabu
TRIBUN PONTIANAK/TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Hn (baju biru) saat dihadirkan bersama barang bukti ganja sebanyak 16 kg di Mapolresta Pontianak Kota, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (30/11/2015) siang. Hn diduga sebagai kurir yang mengambil paket dari jasa pengiriman barang yang dipesan oleh satu diantara warga binaan Lapas Kelas II A Pontianak. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Jihad Akbar

TRIBUNSUMSEL.COM, YOGYAKARTA - Satuan Resnarkoba Polresta Yogyakarta mengungkap adanya istilah baru dalam transaksi ganja.

Istilah batu hijau yang digunakan untuk ganja ditemukan setelah polisi membekuk seorang pembeli barang haram, Yt (35) warga Klaten Jawa Tengah.

"Tersangka, melakukan pemesanan ganja melalui SMS (pesan singkat) dengan istilah batu hijau kepada seseorang," ungkap Akp Sugeng, Kasat Resnarkoba Polresta Yogyakarta, Sabtu (19/12/2015).

Dirinya menerangkan, sebelumnya tersangka berulang kali mendapatkan sms menawarkan 'batu bening' dan 'batu hijau.' Pada awalnya tersangka mengaku tidak tertarik dengan penawaran tersebut.

"Kami menduga batu bening merupakan istilah lain dari sabu," tambahnya.

Namun keisengan untuk membeli akhirnya muncul dari buruh itu. Tersangka kemudian melakukan pemesanan batu hijau istilah lain dari ganja melalui SMS.

Dengan dipandu melalui SMS tersangka selanjutnya melakukan pembayaran Rp 500 ribu dengan cara transfer ke rekening pengedar.

Setelah melakukan transfer tersangka lantas diberi alamat pengambilan di daerah Seturan, Caturtunggal, Depok, Sleman.

Petugas yang mendapatkan informasi dari masyarakat adanya transaksi ganja lantas melakukan penyelidikan. Setelah di tempat kejadian perkara (TKP), Selasa (15/12/2015), petugas menemukan tersangka yang sedang mengambil barang mencurigakan.

Tidak ingin kehilangan jejak, petugas lantas mengamankan tersangka. Dari hasil pengeledahan polisi menemukan barang bukti satu paket ganja seberat 31 gram, bukti transfer, dan kartu ATM (anjungan tunai mandiri).

Bersama barang bukti tersangka lantas digelandang ke Mapolresta Yogyakarta untuk menjalani pemeriksaan.

"Saat ini masih kami lakukan pengembangan. Dalam SMS itu katanya siap antar wilayah Yogya dan Semarang," pungkas AKP Sugeng. (*)

Editor: Weni Wahyuny
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved