Pengamat: Setnov dan Riza Chalid Tidak Buat Lapangan Kerja tapi Super Kaya Luar Biasa
agar pemerintah dan pengusaha bisa melihat fakta yang di lapangan mengenai banyaknya masyarakat yang hanya bekerja di sektor informal.
TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia Faisal Basri menyayangkan masih banyak konglongmerat di Indonesia yang kaya tetapi tidak menyejahterakan rakyatnya.
Faisal memberi contoh mantan Ketua DPR Setya Novanto dan pengusaha Riza Chalid yang selama ini hanya menyusahkan negara saja.
"Setya Novanto, Riza Chalid, cuma calo aja, tidak membuat lapangan kerja tapi super kaya luar biasa," ujar Faisal, Kamis (17/12/2015).
Faisal mengambil kajian Bank Dunia, satu persen konglomerat di Indonesia menguasai 53 persen kekayaan nasional. Hal itu disebabkan karena mayoritas masyarakat di Indonesia tidak memiliki pekerjaan formal.
"Karena masyarakat kita banyak yang bekerja informal semua. Rakyat lain tergopoh-gopoh, jadi joki three in one, jualan teh botol, jualan tisu, terakhir minta-minta," ungkap Faisal.
Faisal menambahkan agar pemerintah dan pengusaha bisa melihat fakta yang di lapangan mengenai banyaknya masyarakat yang hanya bekerja di sektor informal.
Menurut Faisal, hal itu bisa diubah jika pengusaha lokal tidak hanya memperkaya dirinya sendiri seperti Setya Novanto dan Riza Chalid.
"Masih banyak masyarakat kita cuma bekerja di sektor informal, Jangan anggap enteng begitu," papar Faisal.