Longsor, Dua Kecamatan di OKU Selatan Terisolir
Ruas jalan provinsi yang menghugubungka dua kecamatan yakni, Kecamatan Sindang Danau dan Kecamatan Sungai Are, OKU Selatan dilanda longsor akibat
TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA - Ruas jalan provinsi yang menghugubungka dua kecamatan yakni, Kecamatan Sindang Danau dan Kecamatan Sungai Are, OKU Selatan dilanda longsor akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, Sabtu,(12/12).
Akibat dari peristiwa itu, dua kecamatan tersebut terisolasi.
Informasi yang berhasil dihimpun dilapangan, peristiwa lokasi longsor tepatnya di ruas tebing jalan Simpang Tiga Tenggalingan, Desa Muara Sindang, Kecamatan Sindang Danau terjadi kemarin, Sabtu, sekitar pukul 15.30 WIB.
Hingga kini, kendaraan baik roda empat, ataupun roda dua tidak bisa melintas karena tumpukan tanah dan bebatuan yang memenuhi badan jalan, sehingga dua kecamatan tersebut lumpuh total.
"Kejadiannya kemarin sore dek, sewaktu hujan deras sekitaran pukul satu siang," ungkap Diding, Sopir trayek jurusan Muaradua - Sindang Danau, Minggu (13/12/2015).
Saat ini, ia menambahkan, banyak kendaraan yang terjebak, dan harus memutar balik kendaraan."Itu kan lonsornyo panjang, kalau manual mana bisa. Semestinya pemerintah harus bertindak cepat untuk menurunkan alat berat kesana. Apalagi longsornya terjadi sore kemaren," tambahnya.
Sementara itu, camat Sindang Danau, Permiadi Haikal, membenarkan peristiwa longsor tersebut yang telah memutuskan jalur menuju dua kecamatan yakni Sindang Danau dan Sungai Are.
"Kita sudah koordinasi dengan pihak BPBD dan dinas PU, untuk melakukan evakuasi material yang menimbun jalan," kata Camat.
Camat menambahkan, lokasi longsor pada ketinggian hingga 30 meter dengan panjang 15 - 20 meter sehingga, warga setempat kesulitan untuk mengevakuasi material yang menimbun badan jalan tersebut.(Setia Budi/SP)