Uang Hasil Gadai Langsung Masuk Rekening BNI

"Hal tersebut dilakukan Pegadaian untuk kemudahan dan keamanan para nasabah yang melakukan gadai di PT Pegadaian. Nasabah Pegadaian biasanya

TRIBUNSUMSEL.COM/LINDA TRISNAWATI
Kepala Cabang PT Pegadaian Kanwil III, Joko Prasetyo menunjukan kartu debit BNI khusus Pegadaian saat di Pegadaian Jalan Merdeka, Jumat (11/12). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - PT Pegadaian melakukan Co-Branding dengan Bank Negara Indonesia (BNI) untuk produk gadai.

Setiap uang dari hasil gadai akan langsung masuk ke rekening BNI khusus Pegadaian.

Untuk pengambilan uangnya bisa menggunakan ATM yang langsung diberikan saat melakukan gadai.

"Hal tersebut dilakukan Pegadaian untuk kemudahan dan keamanan para nasabah yang melakukan gadai di PT Pegadaian. Nasabah Pegadaian biasanya melakukan gadai dengan nilai mulai dari Rp 50 ribu hingga ratusan juta," ujar Kepala Cabang PT Pegadaian Kanwil III, Joko Prasetyo, saat di Pegadaian Jalan Merdeka, Jumat (11/12).

Ia mengatakan membawa pulang uang dengan jumlah banyak itu tidak aman, maka mulai hari ini uang dari hasil gadai akan masuk ke rekening BNI dan langsung bisa ditarik melalui ATM. Caranyapun sangat mudah, nasabah Pegadaian menggadaikan barang minimal senilai Rp100 ribu dan membawa KTP, tanpa biaya administrasi, otomatis juga langsung mendapat ATM dengan private lebel khusus Pegadaian.

Dengan begitu nasabah Pegadaian tersebut otomatis langsung menjadi nasabah BNI dengan mendapatkan benefit yang sama seperti nasabah BNI lainnya. Nasabah pegadaian yang menjadi nasabah BNI pun bisa melakukan transaksi lainnya seperti menabung, tarik tunai, transfer dan lain-lain.

"Selain proses pembukaan rekening yang cepat dan mudah suku bunga yang kita berikan juga kompetitif, hanya satu persen per 15 hari atau ada juga yang 0,1 persen per hari. Project tersebut akan dilakukan uji coba selama dua pekan ini, dan setelah itu akan di evaluasi kembali," katanya.

Joko mengatakan untuk tahap awal pihak BNI membuka booth khusus di dalam kantor Pegadaian Merdeka. Kedepannya setelah evaluasi akan dibuat lebih canggih. Kerjasama dengan BNI ini, kerjasama yang dilakukan di seluruh indonesia. Dalam dua minggu ini Pegadaian yang ada di Merdeka mentargetkan sebanyak 250 nasabah yang bergabung menjadi nasabah BNI.

"Untuk nasabah Pegadaian tidak akan dipaksa untuk menjadi nasabah BNI, karena sifatnya hanya pilihan, jadi yang mau buka boleh tidak juga tidak apa-apa. Hanya saja demi keamanan nasabah alangka baiknya menggunakan cara ini, agar lebih aman dan praktis," ujarnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved