PBNU Mendukung Setya Novanto untuk Mundur Sekarang Juga

telah mencoreng nama institusi DPR yang seharusnya menjaga nama baik bangsa Indonesia.

Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNNEWS.COM/Amriyono Prakoso
Jumpa pers tokoh agama menyikapi kasus Papa Minta Saham 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Wasekjen PBNU, Imam Pitudu mengatakan bahwa pihaknya mendukung untuk Ketua DPR, Setya Novanto untuk mundur dari jabatannya karena telah memalukan lembaga terhormat tersebut.

"Kami mendukung Setya Novanto. Mendukung untuk mundur sekarang juga. Daripada DPR harus menuai kebusukan dari seorang Novanto," ujarnya di Kantor PGI, Jakarta Pusat, Jumat (11/12/2015).

Kasus tersebut menurutnya telah mencoreng nama institusi DPR yang seharusnya menjaga nama baik bangsa Indonesia.

Tontonan yang dilakukan oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR saat melakukan persidangan dianggap sebuah hal yang tidak lucu.

"MKD telah menunjukkan sebuah teaterikal. Drama humor yang sama sekali tidak lucu. Ini kasus yang besar dan tidak akan pernah terlupakan," tambahnya.

Imam menilai bahwa kasus tersebut merupakan perebutan aset sumber daya alam terbesar di Indonesia yang saat ini dikuasai oleh Freeport.

Namun dikaitkan dengan politik sikut-sikutan antar politikus di DPR. Terlebih, MKD sering mempertanyakan hal yang tidak sesuai dengan inti kasus.

"Kekuasaan sumber daya alam ini harus dipergunakan sebaik-baiknya untuk kemakmuran bangsa Indonesia. Bukan untuk rebutan antar anggota dewan," kata Imam.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved