Waspadai Jalan Lahat-Bengkulu Rawan Longsor

“Kito laju takut takut melintas di musim hujan seperti saat ini. Sebab daerah bukit masih banyak yang gundul,"ungkapnya, dihubungi melalui telepon.

ist
Tanah longsor di Jalan Lahat-Bengkulu. Namun hingga berita ini diturunkan reruntuhan longsor sudah dibersihkan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT - Dampak kemarau panjang menyebabkan sebagian perbukitan di wilayah perbatasan Lahat-Bengkulu rawan longsor bersamaan musim hujan yang mengguyur beberapa pekan terakhir.

Kondisi tersebut tidak lepas dampak labilnya tanah sehingga pengendara diimbau waspada.

Apalagi ruas jalan yang berada di gugusan Bukit Barisan ini merupakan kawasan paling rawan longsor.

Hasan (24), warga Desa Sindang Panjang, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi mengaku cemas saat melintas dikawasan perbukitan dengan sisi jalan jurang.

“Kito laju takut takut melintas di musim hujan seperti saat ini. Sebab daerah bukit masih banyak yang gundul,"ungkapnya, dihubungi melalui telepon.

Senada, Trilita (39), warga Dusun II Talang Injan, Desa Tanjung Sakti, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi membenarkan adanya longsor sekala kecil di wilayah tersebut namun sisa longsor sudah dibersihkan.

Kendati demikian melihat kondisi cuaca saat ini potensi longsor susulan berpotensi terjadi khususnya di kawasan jalan Lahat-Bengkulu.

“Kalau titik yang berpotensi kalau menurut kita awam potensinya ada. Tapi kita berharap hal itu tidak terjadi,”jelasnya. (Ehdi Yasin/SP)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved