Rusia Tegaskan Tidak Akan Perang dengan Turki
Rusia nampaknya tidak akan melakukan kunjungan ke dan dengan Turki, atau menerima kunjungan dari pihak Turki.
TRIBUNSUMSEL.COM, MOSKOW - Meski marah atas pesawatnya yang jatuh ditembak Turki, Rusia menyatakan negaranya tak akan sampai berperang dengan Turki.
Rusia sempat mengancam Turki bahwa akan ada konsekuensi serius atas jatuhnya pesawat tempur Rusia yang dikatakan melanggar batas wilayah udara Turki.
Namun, Menlu Rusia Sergei Lavrov mengatakan Rusia tidak akan sampai berperang dengan negara itu, meski telah menuduh Turki sengaja menembak pesawat tempurnya.
Menurut kutipan Mirror Online, konsekuensi serius yang dimaksud adalah hal buruk yang akan berpengaruh pada hubungan bilateral antara Rusia dan Turki.
Kepada Reuters, Sergei mengatakan Rusia akan mempertimbangkan kembali hubungan bilateral yang telah terjalin antara kedua negara tersebut.
"Sikap kami kepada Turki tidak berubah. Kami mempertanyakan tindakan pemerintah Turki yang kini tengah memerintah," ucapnya, dikutip Al Jazeera.
Hanya saja ia menyatakan Rusia nampaknya tidak akan melakukan kunjungan ke dan dengan Turki, atau menerima kunjungan dari pihak Turki.
Pernyataan itu terkait dengan rencana kunjungannya ke Istanbul pada Rabu (25/11/2015), yang telah dibatalkannya lantaran insiden pesawat tempur itu.
Sebelumnya, seorang pengamat militer Rusia, Pavel Felgenhauer, mengatakan bahwa ada kemungkinan besar Rusia akan berperang dengan Turki usai insiden tersebut. (Mirror Online/Reuters)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/pesawat-in-ijatuh-di-daerah-kizildag_20151126_153447.jpg)