Pesawat Rusia Dilarang Melintas di Langit Ukraina
Konsekuensinya, seluruh pesawat militer serta sejumlah penerbangan sipil Rusia tidak bisa melintasi wilayah Ukraina.
TRIBUNSUMSEL.COM - Ukraina melarang semua pesawat Rusia melintasi wilayah udaranya. Sementara itu, kegiatan ekspor gas Rusia ke Ukraina dihentikan oleh perusahaan negara Gazprom.
Larangan itu diumumkan oleh Perdana Menteri Ukraina Arseniy Yatsenyuk dalam sebuah rapat pemerintah yang ditayangkan oleh stasiun televisi.
Konsekuensinya, seluruh pesawat militer serta sejumlah penerbangan sipil Rusia tidak bisa melintasi wilayah Ukraina.
"Pemerintah Ukraina telah memutuskan untuk melarang semua penerbangan transit bagi semua maskapai Rusia di wilayah udara Ukraina," kata Yatsenyuk.
"Pemerintah menginstruksikan [otoritas penerbangan] Ukraerorukh, sejalan dengan norma-norma hukum internasional, untuk menginformasikan Federasi Rusia bahwa seluruh maskapai penerbangan Rusia dan pesawat terbang Rusia tidak memiliki hak untuk menggunakan wilayah udara Ukraina lagi."
Langkah pemerintah Ukraina tersebut merupakan ulangan dari aksi pada September lalu. Ketika itu, Ukraina mengancam melarang penerbangan pesawat-pesawat Rusia ke wilayahnya sebagai bagian dari sanksi atas dukungan Rusia terhadap para pemberontak di wilayah timur.
Penghentian gas
Sementara itu, perusahaan gas Rusia, Gazprom, mengatakan pihaknya telah menghentikan pengiriman gas ke Ukraina.
Melalui kesepakatan tahun lalu, kedua negara sepakat bahwa Rusia akan tetap mengalirkan gas ke Ukraina asalkan Ukraina melakukan pembayaran di muka. Namun, saat ini, menurut Direktur Eksekutif Gazprom, Alexei Mille, Ukraina telah menghabiskan semua gas yang sudah dibayar.
Tapi Yatsenyuk membantah komentar Miller.
Ia mengatakan, pemerintahnya telah memutuskan untuk berhenti membeli gas dari Rusia karena mendapatkan kesepakatan yang lebih baik di tempat lain.
"Kami memerintahkan [perusahaan minyak dan gas nasional Ukraina] Naftohaz untuk berhenti membeli gas Rusia.
"Mereka semua salah. Bukan mereka yang tidak memasok gas kepada kami, tetapi kami yang tidak membeli gas dari mereka. Ini dilakukan karena penawaran yang datang dari mitra Eropa kami -harga yang ditawarkan- Jauh lebih baik daripada tawaran dari negara tetangga kami "
Rusia memangkas gas ke Ukraina pada Juni 2014 karena konflik yang terjadi antara pemerintah dan pemberontak di Kiev pro-Rusia di timur Ukraina meningkat.
Namun, mereka kembali mengikuti kesepakatan pra-pembayaran.
Sekitar 15% gas yang digunakan di Eropa dikirim melalui Ukraina. Uni Eropa telah mengadakan pembicaraan yang bertujuan menjaga pasokan berjalan antara kedua belah pihak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/peta-ini-menunjukkan-jalur-utama-pipa-gas-ukraina_20151126_104841.jpg)