Kontra Persija, SFC Tak Ingin Kehilangan Poin

Sriwijaya FC bertekad tidak ingin kehilangan poin penuh kala bertemu Persija Jakarta, Rabu (25/11) malam di stadion Kanjuruhan Malang

Kontra Persija, SFC Tak Ingin Kehilangan Poin
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Ngurah Nanak (kiri) berebut bola dengan TA Musyafry (tengah) dalam latihan uji lapangan Sriwijaya FC di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (31/8/2015). Sriwijaya FC tergabung dalam Grup B, Piala Presiden 2015 bersama Arema Cronus, Persela Lamongan dan PSGC. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Haryanto

TRIBUNSUMSEL.COM, MALANG-Sriwijaya FC bertekad tidak ingin kehilangan poin penuh kala bertemu Persija Jakarta, Rabu (25/11) malam di stadion Kanjuruhan Malang dalam lanjutan fase grup A turnamen Piala Jenderal Sudirman. Bahkan pelatih laskar wong kito Beny Dollo menganggap partai ini bak sebuah final dan hanya kemenangan di babak normal yang akan menjaga peluang lolos ke babak 8 besar.

“Jika kita mampu menang atas Persija, maka peluang kita untuk lolos sudah sekitar 80 persen. Jadi tidak ada jalan lain, kami harus menyerang sejak menit awal dan tidak mengulangi kesalahan seperti laga melawan Arema Cronus (22/11) kemarin,” ujar pelatih asal Manado ini saat ditemui usai sesi latihan di stadion Gajayana, Selasa (24/11) kemarin.

Menurutnya, peluang anak asuhnya untuk meraih kemenangan atas Macan Kemayoran tetap terbuka lebar, namun Bendol mewanti-wanti Ferdinan Sinaga dkk untuk tidak menganggap enteng Ismed Sofyan dkk. “Persija merupakan salah satu tim yang sangat berbenah untuk turnamen ini dan di partai pertamanya sudah menunjukkan kualitasnya dengan menang atas PBR,” ungkapnya.

Beberapa nama seperti Pacho Kengmogne dan Raphael Maitimo merupakan pilar Persija yang menurutnya harus diwaspadai di laga nanti. “Maitimo kini bermain sedikit lebih ke depan dan hasilnya kemarin membuat 1 assist dan gol, tentu kami harus memberikan perhatian kepadanya,” tambahnya.

Sementara sosok Pacho sendiri diakui Bendol merupakan salah satu penyerang yang paling berbahaya di turnamen PJS kali ini. “Saya sangat kenal betul kualitasnya, karena pertama kali datang ke Indonesia, dia bermain untuk Persija dimana saya adalah pelatihnya.

Pacho punya finishing tajam dan penempatan posisinya juga selalu tepat. Melawan PBR, meski tidak pernah melakukan percobaan sebelumnya, namun tendangan pertamanya langsung berbuah gol, lini pertahanan SFC harus mewaspadai hal tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, pelatih Persija Bambang Nurdiansyah mengatakan meski baru saja mengalami kekalahan di laga terakhirnya melawan Arema, namun SFC tetap merupakan tim tangguh di grup A. “Melawan Arema kemarin, saya pikir SFC tidak bermain buruk dan memang kita akan selalu kesulitan jika melawan tuan rumah. Jadi partai nanti tetap akan sengit, namun kami optimis akan mampu mencuri poin di laga ini,” ujar Banur.

Penulis: Haryanto
Editor: Muhamad Edward
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved