Game Developer Palembang, Tempat Kumpul Pembuat Game
Nah kalau soal membuat game itu masing masing tim GDP yang buat. Jadi dalam GDP ada banyak tim atau studio indie game. Kayak band lah.
Penulis: Melisa Wulandari |
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Melisa Wulandari
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dibentuk oleh Roylisto Putra Pradana dan Faisal Morensya komunitas Game Developer Palembang (GDP) merupakan tempat atau wadah bagi programmer, designer, animator dan sound engineer saling berbagi ilmu untuk membuat game.
Komunitas yang sudah beranggotakan 70 orang ini juga banyak melakukan gathering bersama untuk membahas berbagai masalah game development dan berbagai ilmu dibidang game development.
Acara yang pernah diadakan juga seperti gathering dan gamejam. "Gamejam itu membuat game bareng dalam waktu 2 x 24 jam," ujar Founder GDP Roylisto saat dihubungi via telepon, Selasa (17/11/2015).
Roy juga mengatakan visi dan misi GDP adalah untuk membangun silaturahmi dan berbagi ilmu sesama game developer di Palembang.
Platform yang dipakai di GDP pun juga bebas. Bisa android, desktop, atau webgame.
"Nah kalau soal membuat game itu masing masing tim GDP yang buat. Jadi dalam GDP ada banyak tim atau studio indie game. Kayak band lah. Band itu kan grup masing-masing. Tapi ada komunitas bandnya. Kayak itulah gambaran GDP," ungkapnya.
"Seperti Tim saya yaitu Tim Jaruk Studio pernah membuat game Akik Crush yang sudah tersedia di Playstoresudah pernah direview pleh Techinasia dan salah satu stasiun televisi swasta juga. Selain itu game yang kami pernah buat ada Run kubi run di Playstore. Dari tim Olock ada game namanya Gubata dan Tree Of Life di Playstore. Jaruk studio dan Olock Studio merupakan tim yang bergabung di komunitas GDP. Saya ketua dan founder Jaruk studio selain founder GDP. Nah 4 game tadi yang sudah di publish dari masing-masing tim di GDP. Tim yang lain masih tahap belajar dan development," katanya.
Roy juga mengatakan untuk bisa bergabung dengan komunitas GDP cukup bergabung ke grup Facebooknya, Game Developer Palembang.
"Untuk masalah bisa buat game atau tidak itu opsional. Diharapkan setelah bergabung ke komunitas ini member yang baru mau belajar membuat game dan kedepannya dengan adanya GDP ini, Palembang bisa unjuk gigi dalam dunia game development di Indonesia. Karena GDP ini wadah untuk saling berbagi ilmu dalam bidang game development," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/game-developer-palembang_20151117_095518.jpg)