Teror di Paris

Dari Tahun 1800 Perancis Sudah Diserang Teror

Sebelum aksi teror yang menewaskan 153 korban jiwa, perancis ternyata sudah berulang kali menjadi sasaran empuk teroris.

AFP
Paris mencekam 

TRIBUNSUMSEL.COM - Sudah sekitar 153 orang dinyatakan tewas akibat serangan teroris di Prancis, Jumat (13/11/2015), dan 100 orang masih disandera.

Hingga kini pelaku serangan dikatakan masih belum dapat diringkus, namun pemerintah Prancis sudah mengerahkan 1.500 tentara pasukannya

Sebelum aksi teror yang menewaskan 153 korban jiwa, perancis ternyata sudah berulang kali menjadi sasaran empuk teroris.

Berikut daftar aksi teror di Perancis yang banyak memakan korban jiwa:

24 Desember 1800 Serangan bom terhadap Napoleon Bonaparte. Sebanyak 22 orang tewas dan 50 orang luka-luka. Napoleon luput dari maut.

28 Juli 1835
Aksi penembakan brutal oleh seorang bernama Giuseppe Mario Fieschi yang bertujuan membunuh Raja Louis Philippe I. Sebanyak 18 orang tewas dan 20 luka-luka. Louis Philippe I selamat.

8 Juni 1961
Bom meledakkan kereta api bawah tanah Vitry-Le-Francois yang sedang dalam perjalanan dari Strasbourg ke Paris. Sebanyak 28 orang tewas dan 100 orang luka-luka. Kelompok saparatis Organisation de l'armee Secrete menyatakan bertanggung jawab

7 Januari 2015
Penembakan Kantor Redaksi Charlie Hebdo. Sebanyak 20 tewas dan 22 orang mengalami luka-luka.

13 November 2015
Bom meledak di Paris, sejauh ini 158 tewas. Jumlah korban luka-luka sejauh ini belum diketahui secara pasti.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved