Warga Yogyakarta Waspadai Angin Kencang
Awan Cumulonimbus disebutnya paling sering muncul di sore hari dengan ciri-ciri awan hitam gelap pekat disertai kilat.
Laporan Wartawan Tribun Jogja, Khaerur Reza
TRIBUNSUMSEL.COM, YOGYAKARTA - Yogyakarta dan sekitarnya memasuki fase pancaroba dan masyarakat diimbau mewaspadai potensi petir dan angin kencang.
Koordinator Operasional Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta, Joko Budiono, mengatakan fase pancaroba saat ini terjadi di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, ditandai munculnya awan cumulonimbus, yaitu awan hitam pekat yang berpotensi menghasilkan petir dan angin kencang selain air hujan.
"Saat ini baru awal pancaroba jadi belum begitu kuat, awan cumulonimbus saat ini belum dewasa namun tetap perlu diwaspadai," terang Joko, Jumat (6/11/2015).
Awan Cumulonimbus disebutnya paling sering muncul di sore hari dengan ciri-ciri awan hitam gelap pekat disertai kilat. Seiring dengan pembentukan awan pada musim pancaroba terjadi pada pagi-siang sehingga hujan turun pada siang-sore.
"Awan itu pertumbuhannya vertikal dan besar sehingga bisa menghasilkan angin kencang sampai ke permukaan bumi," jelas dia sambil mengimbau warga selalu waspada ketika awan berciri-ciri itu muncul.