PNS Hajar Pacarnya dengan Martil Hingga Babak Belur

“Saat saya datangi lokasi kejadian kakak saya sudah tergeletak. Saya tidak tahu kenapa kakak saya dipukuli pelaku,” ungkapnya.

Warta kota
ILUSTRASI 

TRIBUNSUMSEL.COM, AMBON - Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Kota Ambon, EP (52), warga Benteng Atas, Kecamatan Nusaniwe, Ambon, menghajar pacarnya, AE, dengan menggunakan martil hingga korban babak belur. Korban langsung tersungkur setelah benda keras itu menghantam kepala dan sekujur tubuhnya.

Insiden yang terjadi pada Minggu (11/10/2015) itu membuat korban menderita luka memar dan bengkak di bagian belakang kepala dan sekujur tubuhnya. Korban juga menderita luka lecet di tangan dan jemarinya.

Adik korban, A saat dihubungi Kompas.com, Senin (12/10/2015) malam mengungkapkan, penganiayaan yang menimpa kakaknya itu baru diketahuinya setelah diberitahukan oleh salah satu tetangganya. Saat itu dia langsung bergegas mendatangi rumah kakaknya dan melihat korban sudah tergeletak tak berdaya.

“Saat saya datangi lokasi kejadian kakak saya sudah tergeletak. Saya tidak tahu kenapa kakak saya dipukuli pelaku,” ungkapnya.

Kasubag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease Iptu Meity Jacobus mengungkapkan, insiden tersebut dilaporkan sore harinya setelah kejadian tersebut. Saat itu, adik korban mendengar informasi bahwa kakaknya telah dipukul oleh pelaku. Ia lalu mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan kebenarannya.

“Saat tiba di TKP, adik korban melihat kakaknya sudah tergeletak di dalam dapur rumahnya,” terangnya kepada wartawan, Senin (12/10/2015).

Menurut dia, saat ini kasus tersebut sedang diselidiki. Polisi juga akan segera memanggil pelaku untuk dimintai pertanggungjawabannya.

Sumber: Kompas
Tags
PNS
Aniaya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved