Banyak Ditemukan DPT Siluman
Kepastian ini disampaikan anggota Bawaslu Sumsel Kurniawan divisi pengawasan,
Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), mengaku banyak menemukan Daftar Pemilih Tetap (DPT) siluman di beberapa Kabupaten di Sumsel yang melaksanakan Pilkada serentak.
Kepastian ini disampaikan anggota Bawaslu Sumsel Kurniawan divisi pengawasan, terkait penetapan DPT tingkat Kabupaten yang dilaksanakan oleh KPU pada 1-2 Oktober.
"Dari hasil pengawasan, ada beberapa temuan dan juga berdasarkan hasil analisis DPS-DP4, serta DPT Pemilu terakhir, masih terdapat pemilih yang tidak jelas atau diduga siluman,"kata Kurniawan, Kamis (1/10/2015).
Menurut Kurniawan pemilih siluman atau tidak jelas tersebut, seperti yang terjadi di Kabupaten Musi Rawas (Mura), yang ada pertambahan pemilih sekitar 40 ribuan.
"Jumlah penambahan ini yang paling mencolok, dibandingkan Kabupaten lain, meskipun penambahan ini juga terjadi di enam Kabupayen lain, tapi tidak terlalu signifikan,"ujarnya.
Selain itu, temuan adanya kejanggalan pemilih lainnya terlihat seperti yang terjadi di OKU Selatan. Dimana, pemilih meninggal dunia dan pindah domisili, mencapai ribuan orang dalam kurun waktu setahun.
"Logikanya, masa dari pemilu Presiden lalu, jumlah orang meninggal dan pindah sebanyak itu,"bebernya.
Kemudian, ada juga temuan mereka di Kabupaten OI (Ogan Ilir), ada beberapa PPS (Panitia Pemungutan Suara) yang tidak melakukan rekapitulasi sesuai jadwal, karena rekap manual tidak sinkron dengan hasil aplikasi Sidalih.
"Misalnya pemilih yang sudha dicoret karena tidak memenuhi syarat, masih muncul diprogram Sidalih, begitu pula pemilih yang baru dimasukkan tidak tampil di Sidalih,"capnya.
Menyikapi banyaknya temua dilapangan soal itu, Bawaslu Sumsel sudah menginstruksikan kepada Panwaslih (Kabupaten) dan jajaranya, untuk menindaklanjuti, serta menelusuri temuan yang ada. Jika perlu, daftar pemilih difaktualkan lagi oleh PPL agar benar-benar valid.
"Bawaslu juga sudah menyampaikan masukan dan saran kepada KPU Sumsel, agar merampingkan TPS yang berdekatan dan TPS yang jumlah pemilihnya sedikit, dalam rangka efisiensi anggaran dan meringankan kerja petugas dilapangan,"tutupnya.
Sementara komisioner KPU Sumsel Heni Susantih memastikan dari 7 Kabupaten yang melaksanakan Pilkada, pada 1 Oktober terdapat 3 KPU yang melaksanakan penetapan DPT. Ketiganya yaitu OKU Timur, OKU Selatan, dan Mura.
"Sementara KPU Muratara, PALI, Ogan ilir, dan OKU baru dilaksanakan pada 2 Oktober,"terangnya.
Disinggung soal adanya temuan Bawaslu Sumsel, jika banyak pemilih siluman di DPT yang ditetapkan masing-masing KPU Kabupaten, Heni akan menindaklanjutinya.
"Sudah kita tindaklanjuti laporan tersebut, dan karena proses pemilihan masih cukup lama, ada waktu untuk melakukan perbaikan,"pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/anggota-bawaslu-sumsel-kurniawan-muka-besar_20150610_191141.jpg)