Anak-anak Pungut Puing Sisa Rumah Yang Digusur
Mereka berlarian di antara pecahan batu, kayu dan seng atap rumah yang porak poranda karena penggusuran
Penulis: Hartati | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM/HARTATI
Anak korban penggusuran lahan yang akan dibangun Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang di Jakabaring memungut sisa puing runah mereka yang rata dihancurkan dengan alat berat, Kamis (1/10/2015).
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Hartati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Setelah perjuangan mempertahankan rumah milik mereka di lahan yang akan dibangun Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang di Jakabaring gagal, anak-anak yang semula ikut ambil bagian dalam barisan penolakan penggusuran rumah hanya bisa memungut puing-puing rumah mereka.
Mereka berlarian di antara pecahan batu, kayu dan seng atap rumah yang porak poranda karena penggusuran.
Beberapa potong kayu sisa kerusakan diselamatkan anak-anak sembari terisak melihat rumah mereka rata dengan tanah.
Tanpa alas kaki mereka tetap bersemangat memungut puing rumah yang sudah mereka tempati sejak lama tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/anak-korban-penggusuran-lahan_20151001_183614.jpg)