Jurus Arema Cronous Menghadapi Delapan Besar

para pemain diarahkan untuk mencoba menerapkan strategi baru hasil ramuan pelatih

Editor: Weni Wahyuny
KOMPAS.com/Yatimul Ainun
Ribuan Aremania menggelar demo di gedung DPRD Kabupaten Malang untuk mengecam kebijakan BOPI dan Menpora yang melarang Arema dan Persebaya ikut kompetisi QNB League 2015, Senin (13/4/2015). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MALANG - Arema Cronus dalam kondisi mematangkan strategi untuk menghadapi delapan besar Piala Presiden menghadapi Bali United Pusam (BUP) di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (19/9/2015).

Dalam latihan Rabu (16/9/2015), para pemain diarahkan untuk mencoba menerapkan strategi baru hasil ramuan pelatih setelah melihat hasil permainan BUP yang didominasi pemain muda.

“Latihan fisik sudah selesai, terakhir Selasa (15/9/2015), dua hari ini kami fokus latihan untuk taktik dan strategi, hari Jumat kami tinggal conditioning saja,” papar Pelatih Gethuk, panggilan Joko Susilo, usai latihan di Stadion Gajayana, Rabu (16/9/2015).

Strategi yang dijalankan bukan hanya melulu pola penyerangan tetapi juga menguatkan pertahanan. Strategi baru yang mengombinasikan serangn dan bertahan harus dibiasakan mengingat BUP bermaterikan pemain muda. Serdadu Tridatu bisa mengancam lewat serangan balik yang cepat.

“Kalau masih ada kekurangan saat transisi permainan kemarin dalam uji coba masih dimaklumi karena kondisi pemain yang masih capek, tapi hal itu sudah tidak boleh terjadi di pertandingan sebenarnya besok,” tegas Gethuk.

Arema Cronus akan menjalani pertandingan leg pertama sebagai tuan rumah di Stadion Kanjuruhan Sabtu (19/9/2015). Pertandingan berikutnya di putaran dua akan berlangsung Minggu (27/9/2015) di Bali.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved