Harga Sawit Makin Anjlok di Empat Lawang Sentuh Rp 500 per Kg

Betapa tidak, setelah harga getah karet mengalami harga titik terendahnya yakni Rp 3 ribu perkilogramnya, kini harga buah tandan segar (BTS) sawit

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPATLAWANG - Sepertinya nasib Petani di Kabupaten Empatlawang kian hari kian terpuruk.

Betapa tidak, setelah harga getah karet mengalami harga titik terendahnya yakni Rp 3 ribu perkilogramnya, kini harga buah tandan segar (BTS) sawit juga anjlok dari harga sebelumnya mencapai Rp1200 per kilogramnya kini hanya Rp 500 saja per kilgoram.

Menurut sejumlah warga, nilai jual BTS sawit yang hanya Rp 500/Kg itu adalah harga ditingkat petani, sementara harga di tingkat pengepul hanya Rp 700/Kg.

"Sekarang ini kita jual BTS sawit hanya Rp 500 saja, karena kita menjualnya dengan pengepul. Infonya kalau harga di pabrik cuma tujuh ratus rupiah, itupun BTS sawitnya harus benar-benar matang, kalau masih ada yang mentah mereka menolak membelinya," ungkap Marwan (43) salah seorang pekebun sawit di Tebingtinggi, Selasa (25/8).

Dengan kondisi harga yang sangat rendah tersebut, lebih jauh diungkapkannya jika hal ini membuat kelabakan para petani kebun sawit sebab harus memutar otak untuk dapat mengatur pengeluaran pembelian pupuk dan perawatan dan lain-lain.

"Kami sebagai petani sawit tentunya sangat keberatan dengan harga buah sawit yang sangat murah ini. Pasalnya pengeluaran kami untuk perawatan kebun sawit seperti pupuk, tebas atau meracun rumput dan lain-lain sangat banyak. Namun harga buah anjlok dan bisa nombok kalau semakin hari semakin menurun seperti ini," katanya. (Wiliem/SP)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved