Indro Warkop Minta Teman-teman Komunitas Motor Bersikap Sopan di Jalan

Perilaku pengguna sepeda motor besar di Indonesia sedang jadi perbincangan hangat di media-media tanah air

Editor: Weni Wahyuny
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Komedian Indro Warkop menjalani wawancara di kantor Redaksi Kompas.com, Jakarta, Jumat (10/1/201). Bersama delapan stand up comedian, ia bermain dalam film yang disutradarai oleh Anggy Umbara, Comic 8. Film yang juga dibintangi oleh Nirina Zubir, Nikita Mirzani, Boy William, dan Pandji Pragiwaksono itu akan diputar mulai 29 Januari 2014 di gedung-gedung bioskop Tanah Air. 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA – Perilaku pengguna sepeda motor besar di Indonesia sedang jadi perbincangan hangat di media-media tanah air, ditambah lagi saat video pencegatan yang dilakukan pesepeda kepada konvoi Harley Davidson saat Indonesia Bike Week di Yogyakarta tersebar viral di media sosial.

Indro Warkop, biker kawakan yang juga pendiri Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) serta penasihat beberapa komunitas sepeda motor besar Indonesia mengatakan, sebelum acara diselenggarakan, dirinya meminta kepada teman-teman komunitas untuk bisa bersikap sopan di jalan.

“Jadi saya meminta kepada teman-teman komunitas untuk bisa bersikap sewajarnya dan sopan ketika berada di Yogyakarta, karena bagaimanapun kita semua tamu di sini. Selain itu juga kami meminta bantuan pihak Kepolisian untuk bisa mengatur kami,” ujar Indro yang juga sebagai panitia kehormatan Indonesia Bike Week, Senin (17/8/2015).

Indro menambahkan, tidak mungkin panitia bisa menangani peserta yang mencapai 4.000 biker dari seluruh Indonesia, maka dari itu pihaknya meminta pertolongan pihak Kepolisian untuk bisa mengatur acara termasuk konvoinya.

“Saya bilang kepada kepolisian bahwa jangan kami yang meminta sesuatu, tapi Bapak-Bapak Kepolisianlah yang memiliki aturan sendiri sesuai undang-undang, jadi apapun yang diperintahkan kami semua ikut,” ujar Indro.

Jadi, lanjut Indro, pihak panitia penyelenggara Yogyakarta Bike Week tidak hanya meminta pengawalan tapi juga memohon untuk diatur. Jadi apapun yang diinstruksikan pihak Kepolisian kami semua akan nurut. “Semoga permasalahan-permasalahan ini membuat kita semua belajar, dan ke depannya diharap tidak akan ada lagi kasus-kasus seperti ini,” ujar Indro.

Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved