Ada Produk Buatan Indonesia Ditemukan di Lokasi yang Diduga Puing MH370

Sebuah air mimun kemasan botol buatan Tiongkok dan produk pembersih buatan Indonesia ditemukan di sebuah pulau di Samudera Hindia pada lokasi tempat

Dailymail/Linfore
Sebuah air mimun kemasan botol buatan Tiongkok dan produk pembersih buatan Indonesia ditemukan di sebuah pulau di Samudera Hindia di lokasi tempat ditemukannya reruntuhan pesawat yang diduga dari pesawat MH370. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Sebuah air mimun kemasan botol buatan Tiongkok dan produk pembersih buatan Indonesia ditemukan di sebuah pulau di Samudera Hindia pada lokasi tempat ditemukannya reruntuhan pesawat yang diduga dari pesawat MH370.

Dilansir Dailymail, Jumat (31/7/2015), penemuan tersebut menambah spekulasi mengenai kondisi dari pesawat milik maskapai penerbangan Malaysian Airlines yang hilang Maret 2014 lalu.

Namun, penemuan tersebut menimbulkan keraguan karena kondisi kedua botol tersebut masih sangat baik. Bahkan warna dan merek kedua produk tersebut masih terbaca dengan jelasa.

Padahal hilangnya pesawat MH 370 sudah hampir memasuki 18 bulan masa pencarian. Seharusnya kedua botol tersebut sudah rusak.

Sehingga beberapa pihak menganggap kedua botol tersebut tidak terkait dengan pesawat Boeing 777 yang hilang itu.

Spekulasi kedua botol tersebut terkait dengan hilangnya pesawat milik maskapai penerbangan Malaysian Airlines tidak lepas dengan penemuan sebuah Benda mirip puing pesawat dilaporkan ditemukan di sebuah pantai di La Reunion, Samudera Hindia.

Para pejabat transportasi Prancis kini tengah menyelidiki apakah potongan besi yang terdampar di sebuah pulau itu milik burung besi nahas Malaysia Airlines MH370 yang hilang dari radar pada 8 Maret 2014.

Menurut analisis awal, puing tersebut diduga merupakan bagian sayap, ditemukan di sebuah wilayah Prancis.

Tapi pulau ini berada jauh dari jangkauan area pencarian pesawat yang berangkat dari Kuala Lumpur menuju Beijing itu. Namun tak jauh dari situ, pernah ada kecelakaan pesawat lain.

Potongan bagian pesawat yang ditemukan sekitar 110 mil barat daya dari Mauritius dan timur Madagaskar itu berukuran hampir 7 kaki atau sekitar 2 meter.

"Benda ini memiliki kesamaan yang luar biasa. Puing-puing yang ditemukan di La Reunion terlihat seperti komponen sayap dari Boeing 777," kata Ahli penerbangan Xavier Tytelman

Tags
Kecelakaan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved