2 Putri Miliarder Ini Bisa Terima Warisan Jika Penuhi Sederet Syarat

Maurice Labor, seorang miliarder asal New York, meninggal dunia awal tahun ini dalam usia 77 tahun. Pengusaha properti itu meninggalkan kekayaan tak k

SHUTTERSTOCK

TRIBUNSUMSEL.COM, NEW YORK - Maurice Labor, seorang miliarder asal New York, meninggal dunia awal tahun ini dalam usia 77 tahun. Pengusaha properti itu meninggalkan kekayaan tak kurang dari 37 juta dolar AS atau hampir Rp 500 miliar.

Sebanyak 20 juta dolar AS atau sekitar Rp 269 miliar nantinya akan menjadi milik kedua putrinya Marlena (21) dan Victoria (17) saat mereka berusia 35 tahun. Marlena dan Victoria masing-masing akan mendapatkan 10 juta dolar AS.

Namun, Maurice ternyata tak semudah itu melepaskan kekayaannya meski untuk kedua putri kandungnya. Maurice memastikan kedua putrinya mendapatkan "bonus" jika mereka kuliah di universitas ternama, menikahi pria yang terbaik, mendapatkan pekerjaan terbaik dan tak memiliki anak di luar nikah.

Kepada kuasa hukum yang mengurus surat wasiatnya, Maurice mengatakan kedua putrinya akan menerima masing-masing 500.000 dolar AS jika mereka menikah sebelum usia 35 tahun.

Namun itupun dengan syarat bahwa para suami itu harus menandatangi pernyataan bahwa mereka tak akan menyentuh uang milik kedua putri Maurice tersebut.

Marlena dan Victoria masih akan menerima 750.000 dolar lagi jika mereka lulus dari sebuah universitas ternama dan membuat tulisan 100 kata yang menggambarkan rencana mereka dengan uang tersebut.

Dana perwalian yang mengawasi uang warisan yang ditunjuk Maurice akan berkuasa penuh untuk menilai tulisan yang dibuat kedua gadis tersebut.

Syarat dari sang miliarder masih berlanjut. Maurice menambahkan dalam waktu lima tahun kedua putrinya itu dipastikan menerima pembayaran tahunan yang jumlahnya tiga kali lipat lebih besar dari pendapatan mereka yang diperoleh setelah membayar pajak.

Mereka juga bisa menerima uang dalam jumlah yang sama jika mereka menjadi pengurus sang ibu, Ewa Laboz (58), yang saat Maurice meninggal dunia tengah berada dalam proses perceraian.

Nama, Ewa sendiri tak disebut dalam surat wasiat Maurice, dan perempuan itu sudah bertekad untuk memperjuangkan haknya.

Namun, sang miliarder mempertahankan keputusannya tidak memasukkan nama sang istri dalam surat wasiatnya. Dia beralasan sebuah perjanjian pranikah telah membatasi hak-hak Ewa.

Tak berhenti di situ, Maurice masih menyebut kedua putrinya tetap akan menerima 3 persen dari nilai dana perwalian mereka yang akan diberikan setiap 1 Januari jika mereka memiliki anak dan tak bekerja.

Namun, Maurice menegaskan bahwa uang tersebut hanya diberikan untuk anak-anak yang lahir dalam sebuah pernikahan resmi.

Maurice Laboz menandatangani surat wasiatnya pada April 2014, sembilan bulan sebelum dia meninggal dunia. Dia meninggalkan harta kekayaan sebanyak 37 juta dolar.

Setelah 20 juta dolar diberikan untuk kedua putrinya, sisa kekayaannya akan disumbangkan untuk sejumlah kegiatan amal, termasuk menyumbang Yayasan Penelitian Parkinson yang dikelola aktor Michael J Fox.

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved