Polisi Terlambat Datang, Wanita Ini Habiskan 3 Hari Bersama Mayat Pacarnya
"Namun, petugas mengabaikan laporan warga. Kini putri saya tengah berjuang untuk hidup sedangkan kekasihnya ditemukan sudah tak bernyawa,"ungkap Ossie
TRIBUNSUMSEL.COM - Seorang wanita muda yang menderita luka parah dalam kecelakaan mobil di Skotlandia menghabiskan waktu tiga hari bersama dengan mayat pacarnya.
Dilansir Emirates247, Jumat (10/7/2015), Lamara Bell (25) dan kekasihnya John Yuill (28) mengalami kecelakaan di jalan tol dekat kota Stirling saat tengah dalam perjalanan pulang, Minggu (5/7/2015).
Kecelakaan tersebut mengakibatkan Bell mengalami cedera parah dan kekasihnya tewas di tempat kejadian.
Ayah Lamara Bell, Ossie Dinnefash menuduh polisi mengabaikan putri dan kekasih putrinya.
Ia mengklaim petugas telah menerima laporan kecelakaan yang terjadi Minggu tetapi lambat bertindak.
"Beberapa orang baik yang melihat kejadian tersebut menelpon polisi."
"Namun, petugas mengabaikan laporan warga. Kini putri saya tengah berjuang untuk hidup sedangkan kekasihnya ditemukan sudah tak bernyawa,"ungkap Ossie dikutip dari harian Inggris.
Sementara itu, Ayah Yuill Gordon mengatakan kepada surat kabar Daily Record menuturkan putranya sudah tidak bisa diselamatkan.
Namun, Khawatir dengan kondisi Bell yang terlalu lama menunggu bantuan.
"Saat ditemukan Putraku dalam kondisi tak bernyawa sedangkan Bell cedera parah. Aku berharap ia bisa bertahan hidup" katanya.
Pada hari-hari sebelum mereka ditemukan, pasangan muda telah dilaporkan hilang.
Terkait kelalaan dalam evakuasi, polisi Skotlandia mengatakan mereka telah meluncurkan petugas ke lokasi kejadian.
"Kami akan menyelidiki masalah ini. Yang pasti saat kami menerima informasi kecelakaan kami telah mengirimkan petugas kami ke lokasi kejadian,"ungkap Jubir kepolisian setempat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/mendiang-john-yuill-kiri-dan-lamara-bell-25-yang-tengah-bertahan-hidup-akibat-cedera-parah_20150710_155513.jpg)