Dompet Duafa Gelar Konvoi Zakat

“Tentu ada alasan tersendiri mengapa masyarakat belum tersentuh kesadarannya untuk menunaikan zakat. Bisa jadi mereka belum memahami hukumnya

TRIBUNSUMSEL.COM/BONAVENTURA YULIUS DIDIK SUMANTO
Relawan sehat dompet dhuafa sedang mensurvei salah seorang keluarga di kawasan 7 Ulu, Minggu (25/5/2014). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Haryanto

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Masih minimnya pengetahuan masyarakat mengenai zakat, infak dan sedekah menjadi alasan Dompet Dhuafa Sumsel menggelar Konnvoi Bersama serta Orasi yang bertemakan ‘Membumikan Zakat Di Negeri Sumsel’, Kamis (9/7) siang. Mengambil rute dari jalan Angkatan 66 hingga berakhir di Bundaran Air Mancur Palembang, relawan Dompet Dhuafa menyuarakan aspirasi tentang besarnya potensi zakat.

“Tentu ada alasan tersendiri mengapa masyarakat belum tersentuh kesadarannya untuk menunaikan zakat. Bisa jadi mereka belum memahami hukumnya atau barangkali tidak tahu tentang aturan-aturan dalam berzakat. Di samping itu, sebagian besar masyarakat kita tidak begitu mengerti tujuan dari zakat itu sendiri. Padahal banyak sekali yang bisa diperbuat ketika dana yang sedemikian besarnya tersebut kita manfaatkan untuk pemberdayaan di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi produktif dan sebagainya,” jelas Defri Hanas, pimpinan cabang Dompet Duafa Sumsel saat ditemui di lokasi acara.

Menurutnya, zakat sebagai instrumen sosial dalam Islam, mempunyai kedudukan yang sangat penting dan strategis dalam pengetasan kemiskinan. Dengan jumlah muslim terbesar di negeri ini ditambah dengan nilai zakat yang dikeluarkan hanya 2,5% saja, maka seharusnya ada sekian triliun rupiah potensi zakat yang bisa dikumpulkan di Sumsel.

Dirinya mengatakan pada tahun 2014, potenzi zakat di Sumsel menyentuh angka Rp 1,7 triliun. Namun kenyataannya, lembaga amil zakat yang ada di Sumsel ini hanya mampu menghimpun 15-20 miliar saja setahun, tak lebih dari 1,5% yang mampu terhimpun.

“Ini artinya, tugas semua stakeholder untuk melakukan pendidikan zakat masih belum selesai. Terkait dengan hal itulah, DD Sumsel menggelar aksi kampanye zakat berkeliling kota Palembang berupa konvoi dan orasi mengenai pentingnya berzakat. Aksi ini sebagai bagian dari upaya untuk lebih memperkenalkan zakat kepada khalayak luas, utamanya muslim yang ada di Kota Palembang, sebagai representasi Sumsel,” ungkapnya.

Pihaknya berharap dengan kegiatan ini, masyarakat akan semakin memahami mengenai pentingnya berzakat. “Di samping sebagai salah satu rukun Islam, zakat juga bermakna tugas sosial dan bisa merubah nasib para dhuafa, merubah taraf hidup masyarakat. Selama bulan ramadhan ini pun kami juga membuka gerai-gerai di sejumlah titik baik mall maupun pusat keramaian lainnya untuk lebih memudahkan masyarakat yang ingin menyumbangkan zakatnya,” pungkasnya.

Tags
Zakat
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved