Guntur Dirampok Usai Bersilaturhami dengan Keluarganya
"Saya itu berboncengan dengan teman saya. Pelaku memepet dan menendang motor saya. Setelah itu ia mengeluarkan pisau, dan mengancam untuk menyerahkan
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Usai berkunjung dan bersilaturahmi di kediaman keluarganya di kawasan 10 Ulu, Palembang, Guntur Saputra (21) warga desa Talang Kemang Kelurahan Desa Talang Kemang Kecamtan Rantau Ayu Kabupaten Banyuasin ini malah menjadi korban perampokan saat mereka tengah melintas di Jalan Syahyakirti Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Gandus. Minggu (5/7/2015) dinihari.
Atas peristiwa itu, membuat Guntur akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polresta Palembang.
Dihadapan petugas Guntur menceritakan, dinihari itu ia melintas bersama kedua temannya dengan mengendarai dua sepeda motor.
Namun saat melintas di lokasi kejadian, tiba-tiba ia di pepet oleh dua orang pelaku yang mengendarai satu sepeda motor.
"Saya itu berboncengan dengan teman saya. Pelaku memepet dan menendang motor saya. Setelah itu ia mengeluarkan pisau, dan mengancam untuk menyerahkan motor saya, kalau tidak mau saya bakal ditusuk."
"Jadi saya serahkan motornya, dan mereka langsung kabur," ujarnya saat memberikan keterangan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Senin (6/7/2015).
Guntur menambahkan, setelah pelaku kabur, datang segerombolan orang yang lalu menyerang Guntur dan teman-temannya. Mereka dipukul, ditendang, bahkan dilempari menggunakan batu, dan kayu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/guntur-saat-melapor-ke-polresta-palembang-senin-672015_20150706_184639.jpg)