Sang Raja Dangdut Siap Luncurkan Film Sajadah Ka'bah 2
“Film yang kita buat ini hanya salah satu upaya untuk menyerukan umat agar menjaga ukhuwah islamiyah yang diperintahkan agama,”ujarnya.
Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Setelah sukses berdakwah lewat film dengan judul Sajadah Ka'bah yang dirilis pada 2011. Raja dangdung Rhoma Irama berencana melanjutkan sekuel film besutannya tersebut dengan meluncurkan Sajadah Ka'bah 2.
Pada film yang rencananya mulai tayang sebelum Idul Adha 1436 H. Rhoma akan menjadi pemain, dan juga berada di balik layar sebagai sutradara. Diakuinya, proses syuting film "Sajadah Ka'bah 2" sekuel itu telah dirampungkan, tinggal finishing atau tahap akhir.
"Kesibukan Bulan Ramadhan, kita buka bersama, keliling, dan tarawih. Sementara untuk aktivitas live concer tidak ada, namun disela-sela kesibukan Ramadhan ini, kita melakukan rekaman mungkin ada, untuk membuat album baru dalam proses, termasuk ada juga penyelesaian sebuah film baru yang akan lahir, tinggal finisihing terakhir, Judul filmnya Sajadah Ka'bah ke 2,"kata Rhoma disela-sela kesibukannya Tabliq Akbar di Provinsi Sumsel, seraya menyatakan akan mencanangkan sampai 5 episdo kedepannya, dengan mengambil dari judul-judul lagu yang telah ia hasilkan selama ini.
Diakui Rhoma Irama, ada alasan khusus mengapa dirinya kembali membuat sekuel film tersebut. Selain banyaknya masyarakat yang mendesak, film tersebut juga sebagai ajang dakwah pelantun lagu "Bujangan" tersebut.
"Hampir sama dengan versi pertamanya, film sekuel Sajadah Ka'bah, akan tetap menampilkan pemain yang sama. Tetap dengan Ridho, Qomar dan lainnya. Karena kan ceritanya kontinyu, dan kita tunggu saja sebelum Idul Adha,"tandasnya.
Rhoma yang sukses dengan Soneta Group ini, meskipun usianya hampir menginjak 70tahun, namun dirinya tidak mau berhenti berkreativitas. Selain berdakwa melalui nada dan dakwa, Ia mulai merilis sebuah film sarat nilai-nilai sosial dan religius.
Sajadah Ka’bah dan 2, kata Rhoma, mengandung misi perekat ukhuwah islamiyah. Ia menilai, saat ini kondisi bangsa Indonesia mulai terkotak-kotak. Bermunculan kelompok muslim yang eksklusif, mem-bid’ah-kan bahkan mengafirkan orang lain. Jika ini dibiarkan, lanjut dia, akan menjadi perpecahan bahkan permusuhan.
“Film yang kita buat ini hanya salah satu upaya untuk menyerukan umat agar menjaga ukhuwah islamiyah yang diperintahkan agama,”ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/raja-dangdut-rhoma-irama-bersama-tokoh-sumsel-junial-komar_20150705_200937.jpg)