Wartawan Kecopetan Saat Liput Pemulangan Jenazah Angeline

"Yang hilang dompet sama tab, pasti ada yang ngambil. Karena saat hilang, tas yang saya gendong saya dapati dalam keadaan terbuka," terangnya.

TRIBUN BALI/RIZAL FANANY
Ratusan warga ikut melepas kepulangan jenazah Angeline di RSUP Sanglah, Denpasar, Selasa (15/6/2015). Jenazah bocah 8 tahun ini di pulangkan ke kampung halaman orang tua kandung di banyuwangi dan rencananya akan dimakamkan hari ini juga. 

TRIBUNSUMSEL.COM, DENPASAR - Seorang jurnalis atau wartawan perempuan terlihat bingung di tengah kepulangan prosesi kepulangan jenazah Angeline di Instalasi Forensik RSUP Sanglah, Selasa (16/6/2015) sore.

Jurnalis perempuan yang mengaku bekerja di media cetak lokal di Bali tersebut ternyata kecurian saat peliputan.

Ia mengatakan kehilangan satu tab dan dompet ketika sedang meliput prosesi kepulangan jenazah Angeline.

"Yang hilang dompet sama tab, pasti ada yang ngambil. Karena saat hilang, tas yang saya gendong saya dapati dalam keadaan terbuka," terangnya.

Ia menceritakan, dirinya menyadari kehilangan tersebut saat akan mengambil foto menggunakan Tab nya.

Namun, di tengah keramaian dan kondisi yang penuh sesak oleh orang-orang yang ingin melihat prosesi pemulangan jenazah Angeline, dirinya kaget karena tiba-tiba Tab dengan merk samsung dan dompet dalam tasnya hilang.

"Pantesan tas saya rasanya ringan," terangnya.

Jurnalis perempuan ini kemudian bergegas mengurus pemblokiran rekeningnya.

"ATM hilang semua, saya akan blokir dulu semuanya," tambahnya sembari bergegas meninggalkan RSUP Sanglah.(*)

Penulis: Eka Mita Suputra

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved