Neymar Sempat Menangis
Penyerang berusia 23 tahun asal Brasil, Neymar, telah membuktikan bahwa kritikan yang ditujukan kepadanya dirinya selama ini adalah salah.
TRIBUNSUMSEL.COM - Penyerang berusia 23 tahun asal Brasil, Neymar, telah membuktikan bahwa kritikan yang ditujukan kepadanya dirinya selama ini adalah salah.
Neymar menjadi pencetak gol pamungkas bagi Barcelona di laga final Liga Champions melawan Juventus. Kemenangan 3-1 di Berlin menjadi kemenangan terbesar dalam kariernya.
Neymar memperbesar kemenangan timnya di menit-menit terakhir pertandingan setelah Ivan Rakitic dan Luis Suarez mencetak gol untuk Barca.
Kemenangan tersebut juga memastikan Barcelona meraih tiga gelar juara musim ini dan menjadi tim pertama yang pernah meraih dua kali gelar treble. Sebelumnya Barcelona pernah meraih tiga gelar dalam satu musim di tahun 2009 di bawah bimbingan Pelatih Pep Guardiola.
"Saya sangat senang bisa berada dalam bagian sejarah ini. Kini saya rasa tidak ada lagi hal buruk yang bisa dikatakan tentang saya," ujar Neymar.
Kata Neymar, memenangi kompetisi Liga Champions merupakan pengalaman yang unik. "Tapi saya tidak ingin berhenti sampai di sini. Saya akan terus mengembangkan diri," ujar Neymar.
Menurut Neymar, menang di final Liga Champions mampu membuatnya sangat terharu. Bahkan dia sempat menangis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/neymar-mencium-trofi-champions_20150608_115220.jpg)