Breaking News:

Rokok Elektrik Tak Bisa Hilangkan Kecanduan

"Rokok elektrik, bisa menghilangkan kecanduan? Tidak, tapi indikasi, ada kandungan nikotin. Jadi ini sama-sama membahayakan," ujar Widodo,

e-cigaretteuk.org.uk
Rokok elektronik 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) saat ini sedang menggodok larangan impor rokok elektrik (e-cigarette/vaping) yang dianggap membahayakan kesehatan.

Dari hasil penelitian pemerintah, rokok elektrik tidak bisa menghilangkan kecanduan namun menambah ketagihan karena ada zat nikotin di dalamnya.

"Rokok elektrik, bisa menghilangkan kecanduan? Tidak, tapi indikasi, ada kandungan nikotin. Jadi ini sama-sama membahayakan," ujar Widodo, Dirjen Standardisasi dan Perlindungan Konsumen (SPK) Kementerian Perdagangan, Selasa (19/5/2015).

Widodo memaparkan, draft finalisasi larangan impor rokok elektrik sudah ada di Ditjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag. Impor rokok elektrik paling banyak berasal dari Tiongkok.

"Masuknya tidak tercatat, tanpa persetujuan impor. Kita tidak punya data. Paling banyak, dari negara Tiongkok," ungkap Widodo.

Widodo memaparkan dalam waktu dekat larangan impor rokok elektrik segera diterbitkan. Kementerian Perdagangan tidak perlu merubah peraturan yang ada, karena larangannya tinggal diterbitkan.

"Tidak digodok-godok lagi, tinggal diterbitkan, tapi perlu pembahasan antar instansi," kata Widodo.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved