Harga Kakao Jadi Rp 14 ribu di OKU Timur
Petani buah kakao di Kabupaten OKU Timur dalam satu bulan terakhir sumringah menyusul kenaikan harga buah kakao yang sebesar Rp. 2 Ribu per kilogram m
TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA – Petani buah kakao di Kabupaten OKU Timur dalam satu bulan terakhir sumringah menyusul kenaikan harga buah kakao yang sebesar Rp. 2 Ribu per kilogram menjadi Rp. 14 ribu per kilogram. Sebelumnya harga kakao hanya berkisar antara Rp. 11.500 hingga Rp 12 ribu per kilogram.
Menurut Yusuf Ibrahim petani Kakao asal Kecamatan Bungamayang Senin (11/5/2015) mengatakan, kenaikan harga buah kakao tersebut tentu saja disambut baik petani. Sebelumnya kata dia, petani kakao merasa kesulitan karena harga kakao yang selalu turun sementara harga kebutuhan pokok terus mengalami kenaikan.
“Namun dalam satu bulan terakhir petani mulai tersenyum setelah adanya kenaikan harga buah kakao ini. Mudah-mudahan harga ini tidak mengalami penurunan kembali. Karena kebutuhan pokok terus mengalami kenaiakn pasca kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa waktu lalu,” katanya.
Dikatakan Yusuf, pasca kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu, harga bahan pokok langsung mengalami kenaikan dan tidak mengalami penurunan lagi. Hal itu tentu saja membuat petani mengalami kesulitan karena kenaikan harga bahan pokok tidak diimbangi dengan kenaikan hasil pertanian.
“Harga hasil pertanian tidak mengalami kenaikan. Sementara harga bahan pokok terus melejit seiring dengan kenaikan harga BBM. Terkadang hal seperti ini dirasa petani sangat tidak adil. Namun dengan adanya kenaikan ini kami berharap bisa berlangsung lama dan tidak mengalami penurunan lagi,” harapnya. (Evan Hendra/Sriwijaya Post)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/kakao-okut-2015_20150511_190658.jpg)