Koperasi Masih Jadi Anak Tiri di Indonesia

Padahal menurut Siska, berdasarkan Pasal 33 UUD 1945 menempatkan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional.

Koperasi Masih Jadi Anak Tiri di Indonesia
TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF BASUKI ROHEKAN
Anggota Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI daerah pemilihan (Dapil) Sumsel Siska Marleni, dalam Forum Group Diskusi (FGD) dengan agenda menyerap aspiras penyusunan RUU KUP, RUU PAD, dan RUU Perkoperasian 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Keberadaan koperasi di Indonesia selama ini ternyata terkesan menjadi anak tiri.

Hal ini ditambah kurangnya perhatian dari pemerintah, tentang keberadaan koperasi yang pada dasarnya mampu ikut menggerakkan perekonomian bangsa.

Hal tersebut diungkapkan anggota Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI daerah pemilihan (Dapil) Sumsel Siska Marleni, dalam Forum Group Diskusi (FGD) dengan agenda menyerap aspiras penyusunan RUU KUP, RUU PAD, dan RUU Perkoperasian, Bersama pakar atau praktisi, dan mahasiswa di kantor Perwakilan DPD RI Sumsel, Jumat (8/5/2015).

Dalam kesempatan tersebut juga dihadiri Saefudin Ak MSc kepala bidang Pengurangan keberatan dan banding kanwil DPJ Sumsel-Babel, Kabid Simpetda Dispenda Ir Epriliansyah dan Daniel Kasi Hukum Dispenda, serta Ahmad Rizali Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumsel.

"Ini dalam rangkaian DPD RI untuk menyerap aspirasi dalam pembahasan RUU KUP, RUU PAD, dan RUU Perkoperasian, untuk masuk Proglenas. Ini dilakukan untuk mencari masukan yang baik, sebab ini akan dirasakan masyarakat, dan aspirasi ini akan disampaikan, karena DPD RI bukan hanya mengusulkan atau mempertimbangkan tetapi ikut membahas secara head to head dengan pemerintah dan DPR RI,"katanya.

Padahal menurut Siska, berdasarkan Pasal 33 UUD 1945 menempatkan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional. Namun kenyataan di lapangan tidak demikian. Perhatian pemerintah terhadap perkembangkan koperasi sangat berbeda jauh dengan perbankan.

"Kondisi di Indonesia sekarang ini, koperasi seakan menjadi anak tiri dari penanganan perekonomian nasional. Padahal koperasi bisa menjadi model sistem perekonomian nasional. Jika dibiarkan begitu saja, jelas akan kalah bersaing di era kapitalisme yang mendunia," katanya.

Tags
Koperasi
Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved