Dua Sponsor Persebaya Terancam Kabur

Berhentinya kompetisi Indonesia Super League (ISL), sangat berpengaruh pada sponsor tim.

Editor: Weni Wahyuny
Deni Denaswara/Tribun Jabar
Gelandang Persib Bandung, Firman Utina mencoba melewati kawalan pemain Persebaya Surabaya saat kedua tim bertemu di ajang Turnamen Segitiga di Stadion Galuh, Ciamis, Minggu (22/3/2015). Persib kalah 0-1 dalam laga itu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, SURABAYA - Berhentinya kompetisi Indonesia Super League (ISL), sangat berpengaruh pada sponsor tim.

Ini terjadi pada semua peserta ISL, termasuk Persebaya Surabaya. Tim berjuluk Bajul Ijo itu, harus renegoisasi sponsor.

"Tentu ada dampaknya dengan sponsor. Saat ini kami renegoisasi dengan sponsor," kata Gede Widiade, CEO Persebaya, Kamis (30/4).

Menurut Gede, kontrak sponsor bisa saja turun dengan pemberhentian kompetisi ini.

"Tapi bisa saja naik, kami masih renegoisasi," kata Gede tanpa memberikan informasi berapa nilai kontrak sponsor.

Tidak hanya itu dengan tidak jelasnya kompetisi, membuat dua sponsor terancam batal.

Terdapat dua sponsor yang hendak kerja sama dengan Persebaya musim ini. Dua sponsor tersebut adalah bank swasta dan perusahaan yang bergerak di bidang otomotif.

Namun dengan berhentinya kompetisi, membuat kerja sama sponsor tersebut belum deal.

Saat ini baru dua sponsor yang telah bekerja sama dengan Persebaya. Yakni, Avian dan Mitre.(Haorrahman/Surya)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved