Puluhan Prajurit Niger Tewas Diserang Boko Haram

"Sebanyak 48 prajurit Niger tewas dan 36 orang lainnya masih hilang akibat serangan itu," ujar sumber itu sambil menambahkan para prajurit yang lolos

Reuters/Guardian
Seorang prajurit angkatan darat Niger sambil menutup hidung merekam lokasi ditemukannya puluhan mayat korban Boko Haram di kota Damasak, Nigeria. 

TRIBUNSUMSEL.COM, NIAMEY - Puluhan prajurit Niger tewas dalam serangan yang dilakukan kelompok militan Boko Haram akhir pekan lalu di sebuah pulau di Danau Chad. Demikian seorang sumber militer Chad mengatakan, Senin (27/4/2015).

"Sebanyak 48 prajurit Niger tewas dan 36 orang lainnya masih hilang akibat serangan itu," ujar sumber itu sambil menambahkan para prajurit yang lolos dari serangan itu kini sudah diselamatkan.

Sumber lain, seorang pejabat Niger di wilayah yang berbatasan dengan Nigeria, mengatakan jumlah korban tewas melebihi 80 orang dan 30 orang lainnya hilang. Pejabat itu menambahkan hanya lima atau enam orang prajurit yang selamat dari serangan itu.

Sementara sumber ketiga yaitu dari pihak militer Niger menyebut jumlah korban yang lebih besar. Dia mengatakan sedikitnya 100 prajurit tewas, 17 hilang dan hanya tiga orang yang selamat.

Sedangkan seorang pekerja kemanusiaan kepada AFP mengatakan, militer Niger kehilangan banyak personelnya di pos militer Karamga, yang terletak di sebuah pulau terpencil di Danau Chad, tempat 120-150 prajurit ditugaskan.

Selain menyerang Karamga pada Sabtu pagi lalu, Boko Haram juga menyerang pasukan Niger pada 20 Februari. Saat itu tujuh prajurit, 15 anggota Boko Haram dan satu warga sipil tewas dalam serangan tersebut.

Niger, bersama dengan Chad, Kamerun dan Nigeria, menggelar operasi militer bersama untuk mengakhiri pemberontakan Boko Haram yang sudah berlangsung enam tahun dan menewaskan 13.000 orang serta mengakibatkan 1,5 juta orang terpaksa menjadi pengungsi.

Sumber: Kompas
Tags
boko haram
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved