Keputusan Menpora Bekukan PSSI Dinilai Tepat

“Apa yang dilakukan Kemenpora merupakan terobosan bagus untuk kemajuan sepak bola Indonesia ke depan,” ujar Usman.

KOMPAS/AGUS SUSANTO
Pintu gerbang Kantor PSSI di Senayan, Jakarta, disegel oleh massa dari Pecinta Sepakbola Indonesia, Minggu (19/4/2015). Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menjatuhkan sanksi administratif kepada PSSI yang isinya memutuskan pemerintah tidak mengakui seluruh kegiatan PSSI, termasuk hasil KLB di Surabaya yang memilih kepengurusan periode 2015-2019. 

TRIBUNSUMSEL.COM – Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrowi, membekukan PSSI tepat. Keputusan tersebut merupakan terobosan bagus untuk kemajuan persepakbolaan Indonesia.

Hal ini dikatakan oleh Usman Hamid dari Change Sepak Bola Indonesia, Senin (27/4/2015) saat bertemu dengan Menpora di kantor Kemenpora.

Menurut Usman, keputusan Imam merupakan pintu masuk untuk memperbaiki persepakbolaan Indonesia yang terlanjut bermasalah sejak dulu.

“Apa yang dilakukan Kemenpora merupakan terobosan bagus untuk kemajuan sepak bola Indonesia ke depan,” ujar Usman.

Pria yang juga aktivis antikorupsi itu menambahkan pihaknya sebagai elemen masyarakat akan membantu Imam Nahrowi menampung petisi dari masyarakat pencinta sepak bola Indonesia.

Kemenpora membekukan PSSI sejak 17 April 2015 silam. Mengacu pada pembekuan tersebut, segala aktivitas PSSI tidak diakui.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved