Menpora Mengutus Rita Subowo Lobi FIFA

Sikap pemerintah yang dianggap sebagai intervensi ini, berpotensi memicu sanksi dari FIFA. Sebelumnya, FIFA juga sudah mengultimatum lantaran Badan

Super Ball/Feri Setiawan
Deputi V Kemenpora, Gatot S. Dewabroto (kiri) bersama President, Komite Olimpiade Indonesia, Rita Subowo (kanan) saat memberi keterangan dalam acara meeting utama KOI dan OCA di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta (27/1/2015) 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, telah menunjuk Ketua Komite Olimpiade Indonesia, Rita Subowo, untuk menjalin komunikasi dengan FIFA.

Nantinya, Rita akan menjelaskan alasan di balik sikap pemerintah terhadap PSSI. Seperti diketahui, Menpora menerbitkan Surat Keputusan (SK) terkait pembekuan PSSI, Jumat (17/4/2015).

Dalam surat tersebut, Menpora juga menyebut tidak mengakui hasil Kongres Luar Biasa di Surabaya, Sabtu (18/4/2015), yang menetapkan La Nyalla Mattalitti sebagai ketua umum.

Sikap pemerintah yang dianggap sebagai intervensi ini, berpotensi memicu sanksi dari FIFA. Sebelumnya, FIFA juga sudah mengultimatum lantaran Badan Olahraga Profesional Indonesia tidak merekomendasikan Arema Cronus dan Persebaya Surabaya untuk ikut serta di Indonesia Super League (ISL).

"Pertemuan antara Menpora dan Ibu Rita untuk meminta bantuan komunikasi dengan FIFA guna menyelesaikan persoalan PSSI," ucap Plt Sekretaris Jenderal KOI, Hifni Hasan, di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (22/4/2015).

"Komunikasinya bisa ke FIFA langsung atau komunikasi lewat telepon. Tapi yang jelas karena beliau (Ibu Rita) adalah member IOC sehingga banyak kesempatan untuk bertemu. Tetapi, posisinya tidak berpihak pada PSSI atau pemerintah," lanjut Hifni.

Tugas ini bukan kali pertama diemban Rita. Dia juga pernah diutus berkomunikasi dengan FIFA saat PSSI mengalami dualisme empat tahun silam.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved