Pria Raksasa Ini Menemukan CInta Sejatinya
Gigantisme adalah kondisi seseorang yang kelebihan pertumbuhan, dengan tinggi dan besar yang di atas normal.
TRIBUNSUMSEL.COM - Seorang pria bertinggi badan 2.3 meter merasa malu dan sedih dengan tinggi badan yang ia miliki bahkan ia memutuskan untuk bersembunyi di rumah, namun kesedihannya tersebut berubah setelah dia menemukan cinta sejatinya dengan seorang perempuan yang tiga kali lebih kecil dari dirinya, Senin (23/4/2015).
Dilansir Dailymail Joelison Fernandes da Silva (28), pria asal Brazil menderita kelainan dalam pertumbuhan tinggi badannya yang dikenal dengan sebutan gigantinisme.
Gigantisme adalah kondisi seseorang yang kelebihan pertumbuhan, dengan tinggi dan besar yang di atas normal. Gigantisme disebabkan oleh kelebihan jumlah hormon pertumbuhan. Tidak terdapat definisi tinggi yang merujukan orang sebagai "raksasa".
Tinggi badan Fernandes yang terus berkembang saat ia masih anak-anak menyebabkan dirinya menjadi korban ejekan baik oleh tetangga dan temannya di sekolah, sehingga berujung sebuah keputusan untuk keluar dari sekolah.
Semenjak itu Fernandes memutuskan untuk tidak bergaul ia lebih memilih menyendiri di rumah. Dalam kesendiriannya tersebut Fernandes banyak menghabiskan waktu bekerja dan membina hubungan sosial melalui media sosial di rumahnya.
Puncaknya adalah saat dia menemukan seorang perempuan cantik berpostur tubuh tiga kali lebih kecil darinya bernama Evem Medeiros yang ia kenal melalui online.
"Saat pertama kali aku melihat dirinya aku langsung jatuh cinta, aku terkena virus jatuh cinta pada pandangan pertama, rasanya aku ingin selalu di dekatnya, aku tak peduli denganpostur tubuhnya yang kecil"ujar Fernandes.
Lebih lanjut mantan penambang emas ini mengatakan dirinya sempat dibilang aneh saat berhubungan dengan perempuan kecil, namun ia menganggap hal itu biasa dalam dinamika percintaan.
"Awalnya aku sering mendapatkan pertanyaan tentang pcarku dan diriku, tapi aku diamkan saja, aku anggap itu hanyalah angin lalu,"terangnya.
Ia juga menceritakan, dirinya mulai berkenalan dengan Evem melalui Facebook, setelah dua bulan berkenalan, akhirnya keduanya memutuskan untuk bertemu dan tak lama dari situ, Fernandes melamar Evem dan beberapa minggu berselang keduanya menikah.
"Dia adalah satu-satunya perempuan yang pernah aku cintai selain ibuku, aku suka dengan seluruh apa yang ada pada dirinya dan yang paling aku suka adalah matanya, hidupku terasa sempurna, aku tak pernah menyangka bakal bersanding dengan perempuan secantik dan sebaik dia. karena dia juga tak mempermasalahkan tubuhku"jelasnya.
Sementara itu menurut keterangan ibunya Ivanilde Fernandes (45) dirinya sudah merasa ada yang aneh dengan anaknya saat masih bayi, karena harus membeli sepatu dan baju hampir tiap minggu lantaran tubuhnya terus tumbuh besar.
"aku coba konsultasikan ke dokter, tapi jawaban yang aku dapatkan hanyalah penjelasan singkat, dokter bilang pertumbuhan anakku akan berhenti saat dewasa, namu saat masuk usia sekolah tubuhnya makin membesar, begitupun saat mulai sekolah, anakku paling besar, sehingga ia menjadi korban ejekan dari teman-temannya, ia terus mengeluh padaku, dan akhirnya aku putuskan lebih baik mengeluarkan dia,"terangnya.
Ia juga mengatakan dirnya juga khawatir dengan kondisi anaknya, lantaran selain mengidap kelainan tinggi badan ternyata anaknya juga memiliki tumor di kepalanya.
"Ia sempat tidak mau dioperasi, namun karena kondisinya waktu itu semakin buruk akhirnya ia mau dioperasi, sekarang aku sangat bahagia setelah ia menikah dengan Evem, namun tetap saja aku khawatir dengan kondisinya karena dokter pernah bilang ia sangat beresiko terkena penyakit lain"pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/cinta-tanpa-mengenal-ukuran_20150421_133042.jpg)