Piala Presiden 2015

Petinju Putri Andalan Indonesia Tersingkir

Sebetulnya, permainan petinju asal Manado itu tidak terlalu buruk, dia mampu memberikan perlawanan cukup sengit.

SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Beatrichk Sugoro saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media usai laga, Senin (20/4/2015). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Hari perdana kejuaraan tinju amatir Internasional President's Cup di Palembang Sport and Convention Centre (PSCC) Palembang, Senin (20/4/2015), berlangsung seru dan menyajikan hasil cukup mengejutkan.

Petinju putri andalan Indonesia Beatrichk Sugoro yang turun di kelas 48 kg Women's di luar dugaan langsung tersingkir.
Peraih medali perak di SEA Games 2013 itu harus mengakui ketangguhan dari lawannya Chutamat Raksut asal Thailand.

Pada laga yang berlangsung selama empat round tersebut, Beatrichk harus kalah lewat hitungan poin.

Sebetulnya, permainan petinju asal Manado itu tidak terlalu buruk, dia mampu memberikan perlawanan cukup sengit.

Sayang pukulan yang dilancarkan kerapkali tidak mengenai sasaran, sementara Chutamat dapat menghadiahinya dengan pukulan-pukulan mematikan. Sehingga sampai round pamungkas berakhir dia harus kalah poin.

Beatrichk mengakui kekalahannya tersebut lantaran sang lawan memang memiliki kemampuan di atasnya yang merupakan juara ketiga pada women's boxing Championship di Korea tahun 2013 lalu.

"Dia mainnya lebih agresif dan saya akui masih jauh dari sisi jam terbang," kata Beatrichk usai laga.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved