Tidak Ada Kehidupan Alien di Ruang Angkasa

Para peneliti berencana untuk menindaklanjuti temuan mereka dengan eksplorasi ke dalam penyebab dari anomali tersebut.

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Selama lebih dari satu tahun, para ilmuwan di NASA mengatakan memiliki bukti adanya kehidupan lain di luar Bumi yang akan ditemukan dalam 20 tahun mendatang.

Meski demikian sebuah survei terbaru dari sekitar 100.000 galaksi baru yang ditemukan, tidak ada bukti bahwa peradaban alien eksis.

Para peneliti di Universitas Penn State melakukan analisa dari data Observatorium NASA WISE, yaitu teleskop inframerah berbasis ruang.

Mereka mencari data yang menunjukkan adanya kehidupan di ruang angkasa. Namun hasil analisa mereka, bahwa tidak ada kehidupan di ruang angkasa.

"Gagasan di balik penelitian kami adalah bahwa, jika seluruh galaksi telah dijajah oleh peradaban maju, energi yang dihasilkan oleh teknologi itu akan terdeteksi menggunakan teleskop inframerah, dimana satelit WISE dirancang untuk mendeteksi untuk tujuan astronomi lainnya," tutur pemimpin penelitian, Jason T Wright, Asisten Profesor Astronomi dan Astrofisika di Universitas Penn State untuk exoplanets dan Dunia yang dihuni, seperti dikutip dari Upi.com, Rabu (15/4/2015).

Ide untuk menggunakan data inframerah sebagai cara untuk menemukan eradaban alien pertama kali diusulkan oleh fisikawan Freeman Dyson.

Di tahun 1960, Dyson menulis dan menerbitkan sebuah makalah di jurnal Science berjudul "Mencari Buatan Stellar Sumber Radiasi Inframerah," di mana ia berteori bahwa peradaban luar bumi yang sangat maju akan menggunakan sebagian besar energi mataharinya.

Satelit WISE milik NASA akhirnya membuat pengujian terhadap teori Dyson.

Meskipun tidak ada bukti adanya kehidupan ruang angkasa, namun para peneliti mendapatkan tingkat radiasi inframerah di 50 galaksi.

Para peneliti berencana untuk menindaklanjuti temuan mereka dengan eksplorasi ke dalam penyebab dari anomali tersebut.

"Penelitian ini merupakan ekspansi yang signifikan dari karya sebelumnya di daerah ini," ujar Brendan Mullan, Direktur Planetarium Buhl di Pittsburgh Carnegie Science Center.

Survei baru akan diterbitkan dalam edisi Astrophysical Journal pada 15 April 2015.(Upi.com)

Sumber: Tribunnews
Tags
alien
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved