Tangan Siswa SD Ini Dibakar Temannya Sendiri di Warnet
Sambil menahan rasa sakit, A menceritakan kejadian tersebut.
TRIBUNSUMSEL.COM, MAKASSAR - A (12) tak bisa ikut ujian nasional (UN) tahun ini. Beberapa bagian dalam tubuh murid SDN Bonto-Bontoa, Gowa, ini masih melepuh.
A dibakar oleh teman sekolahnya di warung internet (warnet) Jl Andi Tonro, Sombaopu, Gowa, Sabtu (4/4/2015).
"Anakku terancam tidak bisa ikut UN gara-gara tangannya dibakar," kata ibu A, RDJ (43), kemarin. RDJ melaporkan kejadian itu ke polisi, Selasa (7/4/2015).
BACA JUGA: Bayi Ini Dibuang di Tempat Sampah dan Dimakan Semut
BACA JUGA: Mahasiswa HongKong Terekam Kamera Bercinta di Trotoar
BACA JUGA: Pengantin Baru Ini Meninggal setelah Amuba Bersarang Di Otaknya
Sambil menahan rasa sakit, A menceritakan kejadian tersebut. Menurut dia, saat itu, dia sedang asyik main game online di warnet.
Tiba-tiba dua temannya datang dan langsung mengikat kedua tangannya. A berusaha melawan. Namun, kedua pelaku langsung menyiramkan bensin ke tubuh dan tangannya. Salah seorang pelaku kemudian menyulut korek api ke arah A.
"Dia bakar korek api baru langsung melarikan diri," kata A.
A kemudian berusaha untuk memadamkan api di tubuhnya dibantu dengan pemilik warnet. Namun, tangan kanan dan punggung korban melepuh akibat luka bakar yang diderita.
Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Gowa Inspektur Isyamsyah mengaku sudah menerima laporan kasus tersebut.
"Kasus ini akan ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Gowa," kata Isyamsyah.
Guna kepentingan penyelidikan, Polres Gowa akan memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan baju seragam yang dikenakan korban saat dibakar sebagai barang bukti.
Kedua pelaku pembakaran belum diamankan. "Kami akan minta dulu keterangan sejumlah saksi," ujar Isyamsyah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/ilustrasi-luka-di-tangan_20150409_130135.jpg)