Wuih, Ada Bule Juga Loh yang Nonton Ogoh-ogoh
banyak mengundang masyarakat lokal dan terlihat ada juga wisatawan luar negeri.
Penulis: Melisa Wulandari | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM/MELISA WULANDARI
Ogoh-ogoh yang akan dibakar, di Benteng Kuto Besak (BKB), Jumat (20/3/2015).
Lapaoran Wartawan Tribunsumsel.com, Melisa Wulandari
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ogoh-ogoh sendiri maknanya digoyang-goyangkan. Menggoyangkan boneka yang bernama buta kala yang berarti setan atau jin banyak mengundang masyarakat lokal dan terlihat ada juga wisatawan luar negeri.
"Kami melakukan kegiatan ini di BKB atas saran Gubernur, Alex Noerdin, dan sekaligus menarik wisatawan," kata Pemuka agama Hindu, Made Toya seraya mengatakan ini menyambut hari raya Nyepi, tahun baru saka 1937.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/ogoh-ogoh-yang-akan-dibakar.jpg)