Nenek Ini Dicampakkan Berondong Setelah Uangnya Habis
Lebih lanjut Patricia mengatakan saat berhubungan via telpon ataupun chatting di dunia maya, dirinya sangat terbuai dengan ucapan modher.
TRIBUNSUMSEL.COM - Cinta tak memandang usia, itulah yang diungkapkan Patricia Wooed, saat berjumpa dengan seorang pria muda asal Tunisia yang ia kenal lewat situs perjodohan.
Namun setelah bertemu dan sempat menikah, Patricia dicampakkan begitu saja, setelah uangnya habis untuk pergi ke Tunisia dan untuk biaya pernikahan.
Dilansir Dailymail. Patricia Wooed, seorang wanita tua berusia 64 tahun berkenalan dengan seorang pria berusia 26 tahun asal Tunisia bernama Modher di sebuah situs pencari pasangan.
Saat diwawancara Channel 5, Patricia mengatakan dirinya sengaja mendaftar di situs tersebut lantaran tidak tahan hidup sendirian.
Ia sangat bahagia ketika bertemu dengan Mondher saat itu masih tinggal di Tunisia.
"Aku mencari pujaan hati untuk mengisi sisa hidupku yang tak lama lagi dan ingin berbagi pengalaman hidup,"
'Saat kenalan dengan ia aku sangat senang, dan aku kira ialah orang yang tepat untukku," ujarnya.
Lebih lanjut Patricia mengatakan saat berhubungan via telepon ataupun chatting di dunia maya, dirinya sangat terbuai dengan ucapan modher.
"Ia selalu memujiku dan terus mengatakan dia cinta aku dan ketika hubungan kami telah berjalan tiga minggu,"
"Ia memintaku untuk berlibur ke Tunisia, tentu saja aku sangat bahagia, meskipun uang perjalanan itu aku sendiri yang bayar," terangnya.
Patricia yang menderita osteoarthritis kambali mengatakan saat tiba di Tunisia Modher telah menunggunya di mandara dan menyambutnya bak seorang putri.
"Itulah perama kali aku melihatnya secara langsung, aku sangat terbuai dengan sikap dan perhatiannya,"
"Ia mengatakan selama aku berada di Tunisia, ia akan menanggung segala kebutuhanku, kemanapun aku ingin pergi dia akan menemani, bahkan dia mengajakku menikah di sana"
"Setelah lima hari di sana akhirnya kami menikah, ia bersumpah akan terus bersamaku, aku masih tetap terlena,"
"Selama perayaan pernikahan aku yang membiayai, untuk makan di restoran aku yang bayar, omongannya waktu itu hanya omong kosong."
"Beberapa hari setelah pernikahan, aku dipaksa kembali ke Inggris sendirian lantaran visaku sudah habis"
"Akhirnya aku rela kembali ke Inggris tanpanya"
"Setelah kembali ke Inggris, dia tidak pernah menghubungiku lagi, kami putus komunikasi, dan tak pernah bertemu lagi setelah itu"
"Aku memang bodoh aku tidak bisa mengontrol diriku, uangku habis oleh karena tindakanku yang tak bisa mengontrol diriku"pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/patricia-wooed-dan-suaminya.jpg)