Wong Palembang Mulai Demam Tamiya
Tiap hari tempatnya selalu ramai dikunjungi oleh pencinta mini 4 WD, baik dari sekitaran Kalidoni maupun di luar Kalidoni.
Penulis: M Juniussava Saputra |
Liputan Wartawan Tribunsumsel.com, Juni
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Trend Mini 4Wd atau yang sering dikenal dengan mobil tamiya kini mulai muncul kembali ke permukaan. Tidak hanya anak-anak, orang dewasa pun tergila-gila dengan mobil-mobilan tersebut, bahkan mereka rela merogo kocek dalam jumlah tidak sedikit untuk memodifikasi mobil agar selalu menjadi yang terdepan, Minggu (15/3/2015).
Ijal (22) pemilik lintasan mengungkapkan, Di Palembang sekarang ada 4(empat) tempat yang menyediakan lintasan untuk mencoba kecepatan mobil yaitu Suan tepatnya di Jalan Sudirman depan International Plaza, Di Ramayana Lantai 4, dan Di Km 12. ”Terakhir tempat aku yang baru dibuka 4 bulan lalu tepatnya tanggal 28 Desember 2014, di Jalan Pasundan Dekat Kantor Lurah Kalidoni, dan penyediaan lintasan ini lebih dilatar belakangi oleh hobi,” tambahnya sambil tersenyum.
Ia menambahkan, tiap hari tempatnya selalu ramai dikunjungi oleh pencinta mini 4 WD, baik dari sekitaran Kalidoni maupun di luar Kalidoni seperti; Sukabangun, Jakabaring, Plaju dan daerah lainnya. ”Biasanya tiap 2 minggu sekali diadakan lomba untuk persiapan sebelum kejurnas nanti dengan panjang lintasan mencapai 54 m yang mengelilingi halaman rumah, dan di sini juga dijual sparepart Tamiya,” sambungnya.
Pada saat dikunjungi Tribunsumsel.com, perlombaan sedang berlangsung, suara teriakan peserta terdengar begitu keras ketika mobilnya berhasil mengalahkan mobil lawannya, bahkan tak jarang terdengar suara kekecewaan ketika mobilnya keluar dari lintasan. Terlihat juga ibu beserta suami dan anaknya ikut menikmati perlombaan, terkadang ia ikut berteriak jika mobil yang dijagokannya menang.
Agus (45) warga Sukabangun mengatakan, hobinya akan mini 4 WD ini dimulai sejak lama, dan sudah beberapa kali ikut kejuaraan nasional Tamiya.”Biasanya aku habiskan uang kurang lebih Rp. 500 ribu untuk modifikasi mobil, tapi nominal itu tidak masalah bagi saya asalkan laju mobilnya kencang,” tambahnya sambil duduk menyaksikan perlombaan.
Menurutnya sekarang sudah ada sekitar 200 an komunitas Tamiya yang tersebar di seluruh Kota Palembang. ”Jumlah Ini akan terus bertambah seiring semakin banyaknya penyedia lintasan seperti yang dilakukan saudara Ijal,” sambungnya yang juga anggota Komunitas BOS Tamiya (Bloon Speed).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/suasana-di-lokasi-ijal-tamiya.jpg)