KONI Sumsel Bakal Asuransikan Atlet

Sedangkan golf 1 atlet, harapan 1 emas, kemudian ski air 1 atlet satu emas. Terakhir menembak dari 13 atlet diharapkan dapat 4 emas.

TRIBUNSUMSEL.COM/HARYANTO
Ketua umum KONI Sumsel Muddai Madang bersama salah seorang anak penghuni Lapas memperagakan gerakan tinju dengan memakai sarung bantuan dari pihak Pusri. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Menghadapi pelaksanaan PON XIX Jabar, September tahun depan, KONI Sumsel terus melakukan persiapan dan mulai melakukan pemetaan kekuatan, Jumat (13/3) siang.

Sebanyak 32 atlet potensial pun dikumpulkan di sekretariat KONI Sumsel bersama pelatih masing-masing dan dimintai keterangan soal persiapan mereka menghadapi pesta olahraga terbesar di tanah air tersebut.

Menurut ketua umum KONI Sumsel, H Muddai Madang, 32 atlet tersebut merupakan atlet pelapis kedua. Sementara atlet utama berjumlah 26 atlet, dimana 10 diantaranya berada di Pelatnas.

"Inilah tim inti atlet Provinsi Sumsel. Dan harus kita sadari kalau atlet cuma 42 jangan berharap emas 50. Artinya kalau kita bicara 20 persen berarti cuma 8 kalau itu 20. Kalau 15 persen berarti tambah sedikit lagi," ujar dia usai rapat didampingi, wakil ketua dua, Musni Wijaya dan sekretaris umum, Ade Karyana.

"Saya tidak mengecilkan adik-adik para atlet, mengingat saat ini yang tengah TC lebih banyak junior dari pada senior. Artinya kita masih sangat berharap pada atlet lama untuk dapat medali emas pada PON nanti," tambah owner The Jayakarta Daira Hotel ini.

Muddai mempertanyakan kesiapan cabor potensial di PON. Atletik misalnya, mereka manyanggupi 1 emas, 2 perak dari total 7 atlet andalan. Sementara anggar diharapkan dapat 3 emas, pencak silat 1 emas dari enam atlet. Kemudian, dayung 6 atlet, janji 1 emas, 2 perak, biliar dari 4 atlet, potensi 2 emas. Senam 1 emas dari 4 atlet.

Sedangkan golf 1 atlet, harapan 1 emas, kemudian ski air 1 atlet satu emas. Terakhir menembak dari 13 atlet diharapkan dapat 4 emas.

"Sebelumnya kami mohon maaf karena kita gagal di PON Riau 2012. Namun kami ingin menebus dosa pada PON Jabar. Jika peralatan standar tidak kuno seperti di Riau kami yakin bisa mendapat 4 emas, mohon doanya," kata Kuncung Sudiono pelatih menembak Sumsel.

KONI Sumsel juga berencana untuk mengasuransikan atlet. "Selayaknya atlet yang tergabung dalam training center harus di asuransikan. Kita akan segera bicara sama gubernur," terang dia.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved