Koruptor Banyak Tanda Krisis Kepemimpinan
"Jadi yang dipikirkan bagaimana menciptakan orang yang bisa menjawab pertanyaan tapi tidak membangun karakter kepemimpinan,"
TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Para alumni Kolese Kanisius prihatin terhadap krisis kepemimpinan yang terjadi saat ini. Sebab, mereka melihat banyak pemimpin yang kerap kali melakukan korupsi.
"Pempimpin kok sekarang banyak yang korupsi? Banyak pemimpin hebat yang ujung-ujungnya masuk penjara," ungkap Rahmat Sunanta, alumni Kolose Kanisius angkatan 1990, Rabu, (11/3/2015).
Rahmat menganggap hal ini berkaitan dengan kurikulum pendidikan. Rahmat mengatakan bahwa para pengambil kebijakan di dunia pendidikan hanya memikirkan cara untuk menciptakan orang pintar, bukan orang yang memiliki karakter pendidikan.
"Jadi yang dipikirkan bagaimana menciptakan orang yang bisa menjawab pertanyaan tapi tidak membangun karakter kepemimpinan," jelas Rahmat saat ditemui di konferensi pers ulang tahun ke-88 Kolese Kanisius di Hotel The Hermitage, Menteng.
Selain itu, Rahmat menilai bahwa kurikulum pendidikan saat ini semakin aneh dan membingungkan para orangtua. Berdasarkan keperihatinan ini, para alumni Kolese Kanisius berencana menggelar seminar bertema karakter kepemimpinan di antara kurikulum pemerintah dan internasional pada 9 April 2015.
Seminar tersebut diharapkan dapat memberikan pencerahan terhadap pendidik serta para pengambil keputusan di bidang pendidikan, serta mendorong terciptanya pemimpin masa depan yang baik.
"Semoga kita bisa share sama mereka. Siapa tahu bisa beri usulan pembentukan kurikulum mendatang supaya bisa dimasukkan karakter kepemimpinan ini," tutur Rahmat.