Usia 55 Tahun Semangat Ikut Jurnalistik

Setelah mendapat ilmu jurnalistik, peserta diminta menyebar mencari berita. Hasilnya nanti akan dinilai.

Penulis: Linda Trisnawati |

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Cuaca yang panas tak menghalangi semangat para peserta citizen jurnalistik, Selasa (3/3) di Lapangan Hatta Palembang. Sedikitnya 20 peserta dari kalangan umum dan mahasiswa, diantaranya mahasiswa Stisipol, UIN Raden Fatah dan Unsri.

Arif (55) peserta yang paling tertua diantara peserta yang lain. "Karena saya hobi membaca tapi belum pernah menulis, jadi saya ingin mencoba mengarang dan membuat cerita. Meskipun usia sudah tidak muda lagi tapi tidak menjadi halangan," ujar pegawai PNS yang sebentar lagi pensiun ini.

Ia tampak serius memperhatikan materi tentang jurnalistik yang di jelaskan oleh Eko Adia Saputra, Redaktur Berita Eksklusif Sriwijaya Post. Selain Eko, pemateri jurnalistik juga menghadirkan Koordinator Liputan Tribun Sumsel Hanafijal dan Asisten Redaktur Online Tribun Sumsel Iswahyudi.

Tema yang ia angkat yaitu tentang peserta karooke, Yenti (53) peserta lomba karaoke kategori umum. Ia mengangkat tema itu karena ia melihat diusianya yang tua masih berminat untuk mengikuti lomba karoke.

Sementara Putri mahasiswi pendidikan kima dari unsri, mengatakan ia mengikuti citizen jurnalistik ini karena pengen mendapatkan ilmu pengetahuan, dan mendapatkan sertifikat jurnalistik. "Meskipun jurusan saya pendidikan kimia, karena saya ingin mengetahui dunia luar seperti cara penulisan berita," ujar mahasiswi yang hobi baca ini.

Pemateri, Iswahyudi mengungkapkan, siapapun bisa menjadi jurnalis, apa lagi saat ini sudah ditopang dengan teknologi seperti handphone dan android. "Peristiwa apa pun bisa dijadikan berita. Misalnya kecelakaan, acara di sekolah, kampus, dan lain-lain," ujar Iswahyudi atau akrab disapa Iis ini.

Penulisan berita cukup sederhana dengan prinsip 5W + 1H, yaitu what, when, where, who, why dan how serta model berita piramida terbalik. "Piramida terbalik itu, peristiwa pentingnya menjadi lead berita," katanya.

Setelah mendapat ilmu jurnalistik, peserta diminta menyebar mencari berita. Hasilnya nanti akan dinilai.

Kriteria penilaian yakni pengambilan angle yg menarik, cara penulisan struktur berita dan angle foto. Tema yang diberikan yaitu tentan Festival Imlek dan Cap go meh di Lapangan Hatta. "Kita menyediakan hadiah bagi yang juara," kata Korlip Hanafijal.(mg21)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved